Beranda Nasional 1.683 Siswa SD Ujian Sistem Tertulis

1.683 Siswa SD Ujian Sistem Tertulis

158
Jalannya sosialisasi ujian tingat SD tahun 2021 yang kembali digelar pada hari kedua oleh Dikbud Lebong.

LEBONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) kembali melaksanakan Sosialisasi Ujian Sekolah (US) dan Asesmen Nasional tingkat Sekolah Dasar di hari kedua pada Rabu (10/3) di Aula Hotel Asri Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Lebong Utara. Sosialisasi dihadiri seluruh Kepala sekolah Tingkat SD Se-Kabupaten Lebong.

Dan untuk tahun ini, sebanyak 1683 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Lebong akan mengikuti Ujian Sekolah (US) yang akan dilaksanakan selama 3 hari dimulai pada tanggal 24 hingga 27 Mei 2021 dengan ujian tes tertulis.

Kepala Dinas Dikbud Lebong H.Guntur,S.Sos, ME melalui Kabid Pembinaan dan Pendidikan Heri Arianto, MPd didampingi Kasi Pembinaan Pendidikan Dasar Asben Medianto, S.Pd mengatakan kegiatan ini sama dengan kegiatan sossialisasi yang digelar pada hari selasa (9/3) lalu terkait sosialisasi US dan AN yang akan dihadapi oleh siswa.

“Sosialisasi ada dua tema yaitu tema untuk menghadapi US dan yang tentang Asesmen Nasional yang akan diterapkan bagi siswa-siswi kelas 5 SD dan Kelas 8 SMP. Untuk AN nantinya yang menyampaikan dari pihak Dikbud Provinsi Bengkulu,” kata Asben.

Lanjut Heri, untuk jadwal ujian sekolah tingkat SMP dan SD sudah ditentukan tanggal dan bulannya. Sementara, AN merupakan Evaluasi Pemetaan Mutu Pendidikan pada seluruh sekolah, yaitu mengevaluasi dan memetakan sistem  pendidikan berupa input, proses pelajaran dan hasil.

“Tetapi sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan yang diterapkan disekolah,” singkatnya.

Sementara itu Tim Teknis Asesmen Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, Sumarno, M.Si menyampaikan Asesmen Nasional ini akan diterapkan pada tahun ini yang diberlakukan bagi siswa-siswi tingkat SMP kelas 8 dan Tingkat SD kelas 5 saja. AN ini adalah merupakan Mutu dan Evaluasi Pendidikan. Ini juga merupakan langkah Pemerintah untuk memerdekakan Siswa dengan Bebasnya peserta didik dari diskriminasi sistemik yang terdampak pada pembelajaran atau Pemerolehan materi.

“Asesmen nasioanl ini merupakan mutu dan evalausi pendidikan akan mengetahui apa saja kekurangan siswa dan pelajaran yang diberikan dari sekolah nantinya,” demikian Sumarno.(bye)