Beranda Nasional 1.700 SK THLT Pemkab Lebong Segera Diterbitkan

1.700 SK THLT Pemkab Lebong Segera Diterbitkan

127
Apedo Irman Bangsawan

// Terhitung Bulan Mei

LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong, memastikan bulan ini sebanyak 1.700 Surat Kepetusan (SK) penugasan Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) dilingkungan Pemkab Lebong akan segera diterbitkan. SK yang diterbitkan terhitung per bulan Mei 2021 sesuai dengan hasil tes uji kompetensi yang sebelumnya sudah digelar masing-masing OPD.

Plt. Kepala BKPSDM Lebong, Hj. Nelawati, SP, MM, melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai Apedo Irman Bangsawan, SH mengungkapkan, jika saat ini masih dalam tahapan finalisasi untuk penerbitan SK penugasan bulan Mei hasil tes uji kompetensi dan rekomendasi yang disampaikan masing-masing OPD. Bahkan, penerbitan SK inipun ditargetkan sudah rampung dalam dua pekan kedepan.

“Sesuai dengan petunjuk pimpinan dua pekan kedepan seluruh SK THLT sudah harus rampung diterbitkan. Dan saat ini masih dalam proses finalisasi, ” ungkap Pedo sapaan akrabnya kepada Radar Lebong Rabu (2/6).

Diakuinya, sebanyak 1.700 kebutuhan THLT tersebut sudah berdasarkan anjab. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah atau bisa berkurang, karena akan dilihat dengan kemampuan DPA ketersediaan anggaran pembayaran gaji THLT yang berada di masing-masing OPD.

“Setelah terbit SK, pembayaran gaji THLT berdasarkan kehadiran sesuai dengan fingerprint, ” katanya.

Pedo menambahkan, jika hingga saat ini masih terdapat beberapa OPD lagi yang harus perlu dikoordinasikan ulang oleh pihaknya. Koordinasi yang dimaksud terkait dengan hasil tes uji kompetensi yang dilaksanakan pada beberapa waktu lalu. Terlebih lagi, penerbitan SK sendiri berdasarkan mekanisme hasil tes uji kompetensi yang sudah dijalani oleh masing-masing THLT.

“SK ini akan diterbitkan terhitung bulan Mei 2021. Tentunya mereka (THLT, red) yang akan mendapatkan SK penugasan sesuai dari hasil tes uji kompetensi yang sebelumnya diikuti, ” lanjutnya.

Maka dari itu, Pedo menegaskan, THLT yang kembali diangkat bekerja untuk membantu ASN di masing-masing OPD nantinya adalah THLT yang sudah mengikuti seleksi tes uji kompetensi. Maka tidak menutup kemungkinan mereka yang sudah dirumahkan akan kembali bekerja. Hanya saja, bagi mereka yang sebelumnya sudah dirumahkan dan belum menerima upah. Ia mengaku tidak bisa memastikan untuk gaji sebelumnya apakah akan tetap dibayarkan atau sebaliknya, sebab sesuai dengan edaran Sekda pembayaran gaji THLT Januari hingga April 2021 berdasarkan 4 kategori.

“Yang jelas, untuk pembayaran gaji THLT yang akan menerima SK bulan Mei nantinya akan dihitung sesuai dengan kehadiran, ” tukasnya. (wlk)