Beranda Hukum 1 Tersangka Tidak Kooperatif, Kejari Pastikan Penyidikan Tetap Berjalan

1 Tersangka Tidak Kooperatif, Kejari Pastikan Penyidikan Tetap Berjalan

206

LEBONG – Kasus dugaan korupsi di DPRD Lebong tahun anggaran 2016 yang menyeret 5 orang tersangka diantaranya 3 orang mantan pimpinan DPRD Lebong periode 2014-2019 dan mantan Sekretaris serta mantan Bendahara, dipastikan tetap berjalan meski salah satu tersangka tidak kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan jaksa.
“Proses penyidikan tetap berjalan dan tidak mempengaruhi terhadap 4 tersangka lainnya meski salah satu tersangka tidak kooperatif memenuhi 3 kali panggilan pemeriksaan yang telah kita sampaikan,” kata Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum melalui Kasi Pidsus, Ronald Thomas Mendrofa, SH.
Selain itu, pada kasus ini pihaknya telah memeriksa 4 orang tersangka diantara mantan Waka I DPRD Lebong, Ma, mantan Waka II DPRD Lebong, AM, mantan Sekretaris DPRD Lebong, Su dan mantan Bendahara DPRD Lebong, Er. Satu orang tersangka lainnya yakni mantan Ketua DPRD Lebong, TR, sudah 3 kali mangkir dari panggilan pihaknya.
“Terhadap satu tersangka ini, kita sedang melakukan pelacakan keberadaan tersangka. Yang jelas, sesuai ketentuan setelah 3 kali panggilan namun tidak dipenuhi maka kita akan lakukan pemanggilan paksa,” ujarnya.
Diketahui 4 tersangka yang sebelumnya memenuhi panggilan penyidik ditetapkan sebagai tahanan kota selama 20 hari dan akan berakhir pada 26 Agustus mendatang. Disinyalir, kasus dugaan korupsi di DPRD Lebong tahun anggaran 2016 ini diduga merugikan negara mencapai sebesar Rp 1,3 miliar berdasarkan hasil audit yang dilakukan BPKP Bengkulu. (wlk)