Beranda Nasional 10 Warga Lebong di Lapas Curup, Rekam Data e-KTP

10 Warga Lebong di Lapas Curup, Rekam Data e-KTP

218
Warga Lebong yang berada di Lapas Klas IIA Curup ini melakukan perekaman data e-KTP yang dilaksanakan Dukcapil dan KPU Lebong.

LEBONG – Sebanyak 10 orang warga Kabupaten Lebong yang saat ini berada di Lapas Klas IIA Curup dilakukan perekaman data elektronik KTP (e-KTP) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lebong dan KPU Lebong. Hal ini untuk memastikan warga tetap dapat menyalurkan hak politiknya dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang.
Kepala Dinas Dukcapil Lebong Elva Mardiana S.IP, M.Si melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Drs. Rahmat Kartolo didamping Kasi Identitas Penduduk Ramlam Hamidi, S.Si, menjelaskan sesuai data yang diterima pihaknya ada 12 orang warga Lebong yang menjadi binaan Lapas Klas IIA Curup yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Namun, setelah didatangi belum lama ini didapati 2 orang warga binaan asal Lebong telah bebas dan kembali ke daerah masing-masing sedangkan 10 orang lainnya telah dilakukan rekam data e-KTP.
“Dari 10 orang ini, 6 orang diantaranya sudah dicetak e-KTP. Sementara 4 orang lainnya belum karena 3 orang sudah pindah alamat antar Kabupaten yakni 2 orang pindak ke Kabupaten Rejang Lebong dan 1 orang pindah ke Kabupaten Musi Rawas. Sedangkan 1 orang lainnya masih dalam proses pengiriman data rekam atau biometrik,” ungkapnya.
Disebutkannya, total warga wajib KTP di Lebong mencapai sebanyak 77.358 penduduk. Dari jumlah ini, sebanyak 76.549 penduduk atau 98,95 persen sudah melakukan rekam data e-KTP, 809 penduduk belum melakukan rekam data. Jumlah warga yang belum rekam data e-KTP ini tersebar diantaranya 95 penduduk di Kecamatan Lebong Utara, 33 penduduk di Lebong Atas, 63 penduduk di Lebong Tengah, 74 penduduk di Lebong Selatan, 84 penduduk di Rimbo Pengadang, 61 penduduk di Topos, 119 penduduk di Bingin Kuning, 82 penduduk di Lebong Sakti, 36 penduduk di Pelabai, 55 penduduk di Amen, 21 penduduk di Uram Jaya, 86 penduduk di Pinang Belapis.
“Kalau yang sudah memasuki usia wajib KTP pada 9 Desember mendatang tercatat ada sebanyak 974 penduduk. 395 penduduk sudah melakukan rekam data dan 579 penduduk lainnya belum rekam data,” jelasnya.
Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menyiapkan jadwal bagi warga yang belum melakukan rekam data e-KTP. Rencananya, rekam data ini akan dilaksanakan di 7 titik kecamatan.
“Bagi warga kecamatan lain, kami harapkan bisa mendatangi titik kecamatan terdekat untuk rekam data e-KTP. Kita targetkan pada akhir November mendatang, proses rekam data ini sudah selesai dilaksanakan,” pungkasnya. (wlk)