Beranda Nasional 174 Tenaga Kesehatan Batal Divaksin Covid-19

174 Tenaga Kesehatan Batal Divaksin Covid-19

206
Salah satu petugas kesehatan di Puskesmas Lebong saat ini menjalani screening sebelum vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu.

LEBONG – Memasuki hari ketiga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama penyuntikan kedua, berdasarkan laporan rekapitulasi hasil pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, dari 13 Puskesmas dan RSUD Kabupaten Lebong baru sebanyak 409 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah disuntik vaksinasi Covid-19 kedua. Sedangkan, 174 nakes lainnya dipastikan batal disuntik vaksin Covid-19.
Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM melalui Kasubbid Surveilans Imunisasi, Donny Novriansyah, S.Kep, MKM mengatakan bahwa untuk jumlah total sasaran penyuntikan kedua tahap pertama masih dengan jumlah sebelumnya yakni 774 nakes. Namun dari jumlah tersebut hanya 465 nakes yang sudah disuntik vaksin atau mencapai 60,8 persen, sementara sisanya 174 nakes batal divaksin lantaran memiliki penyakit penyerta dan 107 nakes tunda divaksin.
“Untuk penyuntikan pertama tahap pertama sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Kalau untuk penyuntikan kedua ini baru 409 nakes yang sudah mendapatkan vaksinasi kedua,” kata Donny.
Lebih jauh dijelaskannya, untuk nakes yang ditunda dan batal disuntik vaksinasi Covid-19 pertama tetap akan di screening, namun apabila dari hasil screening mereka masih menunjukan adanya resiko maka tidak bisa disuntik vaksinasi Covid-19.
“Jadi untuk pelaksanaan vaksinasi sampai hari ketiga penyuntikan kedua ini baru sebanyak 409 nakes yang sudah mendapatakan vaksinasi, sedangkan nakes lainnya tetap akan diberikan pada hari berikutnya,” jelasnya.
Ditambahkannya, untuk penyuntikan tahap kedua yang bakal menyasar ASN dan pelayanan publik hingga saat ini pihaknya masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap sasaran penyuntikan vaksin Covid-19 tahap kedua.
“Sembari menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat, kita saat ini masih melakukan pendataan sasaran siapa saja yang akan di vaksin pada tahap kedua nanti,” demikian Donny. (wlk)