Beranda Bengkulu Utara 2 Tahun Buron, Tersangka Pengeroyokan Dibekuk Polisi

2 Tahun Buron, Tersangka Pengeroyokan Dibekuk Polisi

109
Jumpa pers pelaku pengeroyokan yang buron

BENGKULU UTARA – SU (25) warga Desa Gunung Agung Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) berhasil diamankan oleh pihak Jajaran Tim Opsnal Reskrim Polres BU, setelah menjadi DPO selama 2 tahun. SU merupakan salah seorang tersangka dari 2 tersangka lainnya yang terlebih dahulu ditangkap dan sudah menjalankan proses hukum di Lapas Kelas IIb Arga Makmur akibat kasus pengeroyokan pada 4 Juli 2020 lalu.
Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres BU AKP Jery Antonius Nainggolan SIK, pada press rilisnya, Jumat (2/7) mengatakan, bahwa tersangka SU berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim saat menerima informasi bahwa tersangka kembali ke kediamannya. Tersangka ditangkap di tempat kerjanya yang berlokasi di Desa Gunung Agung tanpa perlawanan.
“Ya, tersangka berhasil kita amankan setelah menerima informasi bahwa SU telah kembali kesini. Berdasarkan informasi tersebutlah SU berhasil kita amankan di tempat dirinya bekerja pada Minggu lalu,”kata Kasat Reskrim AKP Jery
Ditambahkannya, bahwa berdasarkan keterangan tersangka, bahwa dirinya melarikan diri pasca kejadian pengeroyokan tersebut ke Provinsi Pekanbaru. Selain ke Pekanbaru dirinya juga melarikan diri ke Kabupaten tetangga yakni Kabupaten Mukomuko, hingga akhirnya tersangka kembali ke Kabupaten BU dan sempat bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kabupaten BU.
“Dari pengakuan tersangka pasca kejadian dirinya melarikan diri ke Pekanbaru dan sempat di Kabupaten Mukomuko dan akhirnya kembali kesini dan telah bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kabupaten BU,”terang Kasat Jery.
Kasat Jery pun menjelaskan, bahwa peran dari tersangka SU dalam tindak pidana pengeroyokan tersebut yaitu ikut memukuli korbannya yakni DS (24), warga Desa Datar Ruyung Kecamatan Arga Makmur pada 4 Juli 2020 lalu bertempat di Alun-Alun Rajo Malim Paduko hingga korban mengalami memar di pelipis mata, pelipis pipi atas sebelah kiri dan luka di pelipis sebelah kiri. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat (2) ke-1e subsider pasal pasal 170 ayat (1) lebih subsider pasal 351 ayat (1) juncto pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHPidana, dengan ancaman 7 tahun penjara.
“Akibat perbuatannya tersangka SU terjerat sesuai dengan pasal yang diterapkan, dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara,”tandasnya.(aer)