Beranda Nasional 2022, Pemkab Siapkan Rp 900 Juta Insentif Ekor Tikus

2022, Pemkab Siapkan Rp 900 Juta Insentif Ekor Tikus

155
Bupati Lebbong, Kopli Ansori, ketika memusnakan 49 ribu ekor hama tikus di desa Kota Baru Kecamatan Uram Jaya beberapa waktu lalu

LEBONG – Program insentif ekor tikus yang digencarkan Pemkab Lebong sejak awal tahun 2021 lalu tampaknya cukup berhasil mengendalikan hama tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi petani untuk melakukan tanam dan panen 2 kali setahun. Setelah sukses melaksanakan panen raya MT-II di Desa Kota Baru Kecamatan Uram Jaya belum lama ini, Pemkab Lebong bakal menyiapkan anggaran lebih kurang sebesar Rp 900 juta untuk insentif ekor tikus pada tahun anggaran 2022 mendatang.

“Program insentif ekor tikus cukup efektif untuk meningkatkan hasil produksi padi warga di Kabupaten Lebong seperti halnya hasil panen yang didapatkan petani di Desa Kota Baru. Dengan hanya 55 hektar lahan yang dikelola, namun bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal,” ungkap Bupati Lebong, Kopli Ansori.

Jika pada tahun anggaran 2021 ini, anggaran yang dikucurkan untuk program insentif ekor tikus lebih kurang sebesar Rp 600 juta melihat hasil panen yang didapatkan oleh masyarakat di Desa Kota Baru, Pemkab Lebong berencana untuk meningkatkan anggaran kegiatan tersebut hingga mencapai Rp 900 juta pada RAPBD 2022 mendatang.

“Namun sebelum dilaksanakan, kita akan melakukan evaluasi lebih dulu terhadap realisasi yang sudah dilakukan tahun 2021 ini. Sehingga, pelaksanaan kegiatan ini ditahun mendatang dapat lebih maksimal dilakukan,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh jajaran Pemkab Lebong hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan untuk mengajak masyarakat diwilayah masing-masing agar ikut melaksanakan tanam dan panen 2 kali setahun pada tahun 2022 mendatang. Sehingga, upaya peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Lebong yang menjadi salah satu program Pemkab Lebong dapat tercapai.

“Untuk mensukseskan kegiatan ini mesti didukung oleh semua pihak termasuk juga masyarakat, karena itu saya meminta seluruh jajaran Pemkab Lebong hingga ke tingkat desa dan kelurahan untuk aktif mengajak masyarakat melaksanakan tanam dan panen 2 kali setahun,” demikian Bupati. (bye)