Beranda UTAMA 236 Anak di Lebong Terkena Stunting, Kader TPK Diminta Aktif

236 Anak di Lebong Terkena Stunting, Kader TPK Diminta Aktif

2231
Kasus Stunting di Lebong Sangat Tinggi

LEBONG, radarlebong.com – Sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong bukan hanya perlu fokus melakukan upaya pencegahan penyebaran wabah Virus Corona Disesae 2019 (Covid-19), di samping itu juga mesti harus serius menekan kasus stunting yang kerap mengganggu kesehatan anak maupun balita.

Berdasarkan data persentase stunting per Puskesmas dalam Kabupaten Lebong tahun 2021, jumlah anak sebanyak 5.122 jiwa, sedangkan jumlah kasus stunting yang menimpa anak sebanyak 236 anak dengan berbagai jenis gejala mulai dari sangat ringan, aman perlu waspada, dan ringan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Lebong meminta kader Tim Pendampingan Keluarga (TPK) yang berada di seluruh desa dan kelurahan dalam kabupaten Lebong dapat berperan aktif dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Dasarnya Perpres no. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. DP3PPKB sebagai turunanya berperan menjadi koordinator untuk menurunkan angka stunting dengan melibatkan kader kader TPK di setiap desa dan kelurahan,” kata Kepala DP3APPKB Lebong, Drs. Firdaus, M.Pd melalui Kabid Pengendalian Penduduk, Imelda Dian Sari SH.

Lebih jauh, dijelaskannya, bahwa kader TPK ini sebenarnya sudah di bentuk di tahun 2021 lalu, yang sudah diberikan Surat Keputusan (SK) bupati Lebong. Yang mana setiap desa dan keluaran itu masing-masing terdiri dari 3 orang diantaranya kader KB, tim penggerak PKK dan bidan desa.

“Kurang lebih totalnya ada 312 kader yang dibentuk dari masing masing desa dan kelurahan yang tersebar di kabupaten lebong,” jelasnya.