Beranda Nasional 48 KPPS dan 1 Pegawai KPU Dinyatakan Reaktif

48 KPPS dan 1 Pegawai KPU Dinyatakan Reaktif

295
Komisioner KPU Lebong, Devi Irawan, SH, saat menjalani rapid test.

LEBONG – Dari pelaksanaan rapid test terhadap penyelenggara Pilkada di Kabupaten Lebong didapati ada sebanyak 48 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Kabupaten Lebong dinyatakan reaktif termasuk salah satu pegawai di Sekretariat KPU Lebong.
“Berdasarkan data yang disampaikan pihak RSUD Lebong ke kita, dari total 65 yang dinyatakan reaktif ini diantaranya 48 KPPS, 7 PPS, 8 Sekretariat dan 2 Linmas. Tapi ini berdasarkan data yang melakukan rapid test di RSUD Lebong, kita belum menerima hasil rapid test yang dilaksanakan di Puskesmas,” jelas Ketua KPU Lebong, Shalahuddin Al Khidhr, SE, kemarin (2/11).
Penyelenggara Pilkada yang dinyatakan reaktif ini, lanjutnya, telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri dirumah selama beberapa hari kedepan. Direncanakan, mereka ini bakal dilakukan rapid test kembali pada 6 Desember mendatang.
“Rencananya setelah isolasi mandiri beberapa hari, mereka ini akan dilakukan rapid test ulang untuk memastikan kondisi mereka. Rencananya, rapid test ulang ini akan dilakukan pada 6 Desember nanti, tapi waktu pastinya masih kita koordinasikan dengan pihak RSUD Lebong,” lanjutnya.
Tidak hanya itu saja, mengenai adanya temuan penyelenggara Pilkada yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test ini, pihaknya juga telah menyampaikan laporan tersebut ke KPU Provinsi Bengkulu.
“Temuan reaktif pada penyelenggara ini sudah kita sampaikan ke KPU Provinsi. Apakah nanti ada skema lain dari KPU pusat terkait dengan temuan ini, kita masih menungu petunjuk resmi,” ujarnya.
Disisi lain, Khidhr, juga mengakui dari pelaksanaan rapid test yang dilakukan terhadap 30 orang pegawai dan komisioner di KPU Lebong, salah satu pegawai dinyatakan reaktif. Hanya saja, pegawai yang dinyatakan reaktif ini memiliki riwayat penyakit diabetes.(bersambung)

Baca edisi selengkapnya SKH RL 3 Desember 2020