Beranda Nasional 52 Petugas Media Terima Insentif

52 Petugas Media Terima Insentif

227
Stop BAB Sembarangan, Berikut Target 20 Desa Sadar Jamban
Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM, M.Si

LEBONG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong Rachman, SKM menjelaskan sebanyak 52 petugas medis dari 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Lebong akan mendapatkan dana insentif penanganan Covid-19 bersumber dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kementerian Kesehatan. Hanya saja, ia mengaku jika besaran insentif yang diterima oleh petugas medis itu bervariasi tergantung jumlah kasus yang ditangani.

“Penanganan kasus Covid-19 tidak mesti pasien terkonfirmasi positif Covid-19, namun diberkakukan penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pengawasan (ODP) hingga petugas surveiyer dilapangan. Ada penghitungan khusus dengan rumus dalam merealisasikan isentif ini karena tak semua petugas medis dapat, ” kata Rachman saat dikonfirmasi Radar Lebong kemarin, (30/9).

Rachman menjelaskan, total nilai dana BOK yang diterima Pemkab Lebong untuk insentif petugas medis sebesar Rp 2,1 miliar. Untuk realisasinya, lanjut Rachman, sudah mencapai sekitar Rp 177 juta untuk membayar intensif petugas medis dalam penanganan Covid-19.

“Sebanyak 52 orang petugas medis ini sudah menerima insentif yang di transfer ke rekening masing-masing. Selain itu, mengenai insentif ini sudah direkon oleh Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan (BPK) juga sudah melakukan review terhadap usulan-usulannya, ” tuturnya.

Menurut Rachamna, dari total nilai insentif tersebut semuanya tidak akan terserap habis. Karena BOK hanya bisa direalisasikan jika ada kasus Covid-19 saja. Selain insentif petugas medis, BOK juga bisa digunakan untuk membayarkan tunjangan petugas medis apabila ada yang meninggal dunia akibat penanganan Covid-19.

“Jadi petugas medis yang meninggal akibat penanganan Covid-19, juga akan mendapatkan tunjangan kematian sebesar Rp 300 juta yang diambil dari BOK itu. Namun kita berharap hal tersebut jangan sampai terjadi. Dari sisa anggaran yang tidak terpakai ini nanti, maka dana BOK akan masuk dalam SILPA daerah, ” pungkasnya. (wlk)