Beranda Nasional 54 Pasien Corona di Lebong Terima Bantuan Jadup

54 Pasien Corona di Lebong Terima Bantuan Jadup

115
54 paket sembako disiapkan bidang Sosial untuk dibagikan kapeda pasien positif Covid-19.

LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong kembali membagikan bantuan jatah hidup (jadup) untuk sebanyak 54 pasien positif corona yang tersebar di 8 Kecamatan dalam Kabupaten Lebong. Hari ini (kemarin,red) bantuan tersebut langsung didistribusikan oleh Bidang Sosial kepada masing-masing pasien positif yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

Kepala Dinas PMDSos Lebong, Reko Haryanto, S.Sos, M.Si melalui Kabid Sosial, Yasir Hadibroto, SE membenarkan, hari ini (kemarin,red) pihaknya kembali mendistribusikan bantuan jatah hidup bagi pasien positif corona di Lebong. Bantuan itu dibagikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga Lebong yang terpapar positif corona. Masing-masing 54 pasien itu berada 16 orang di Kecamatan Lebong Selatan, 14 orang Lebong Utara, 12 orang Tubei, 6 orang Lebong Sakit, 3 orang Amen, 1 orang Lebong Atas, 1 orang Uram Jaya 1 orang, serta 1 orang Bingin Kuning.

“Iya, hari ini (kemarin,red) kami kembali menyalurkan bantuan paket sembako untuk 54 warga Lebong yang positif corona tertanggal 2 dan 3 Juli 2021. Data ini sesuai yang dilaporkan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong,” kata Yasir Hadibroto.

Lebih jauh, Yasir menerangkan, sebelumnya 81 pasien positif corona di 11 Kecamatan sudah menerima bantuan jatah hidup (jadup) berupa paket sembako. Bantuan paket sembako sendiri bersumber dari anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) APBD Pemkab Lebong. Sedangkan teknis pembagiannya masih akan di serahkan langsung kepada masing-masing pasien positif corona yang menjalani masa isolasi mandiri.

“Bantuan jadup ini bersumber dari anggaran BTT APBD Pemkab Lebong, ” terangnya.

Lanjutnya, dalam satu paket sembako ini terdiri dari beras 30 Kg, telur 30 butir, sarden 15 kaleng, minyak sayur 2 liter dan gula pasir 3 Kg. Bantuan jadup sendiri bersumber dari anggaran BTT APBD Pemkab Lebong. Namun untuk kedepannya 30 butir telur direncanakan akan digantikan dengan bantuan indomie.

“Untuk selanjutnya bantuan 30 butir telur akan kita gantikan dengan indomie. Itupun mengingat indomie bisa lebih lama disimpai dibandingkan dengan telur,” lanjutnya.

Ditambahkannya, untuk sisa stok paket sembako yang masih tersisa sebanyak 54 paket sembako lagi. Bahkan, saat ini sudah disiapkan untuk pengajuan penambahan stok baru sebanyak 200 paket dengan nilai sebesar Rp 104 juta anggaran BTT. Usulan itu sendiri sebahai bentuk antisiapsi jika terjadi lonjakan penambahan kasus positif corona baru.

“Sekarang drafnya sudah kita siapkan untuk mengusulkan penambahan stok paket sembako. Setelah itu baru akan kita ajukan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong, ” tandasnya. (wlk)