Beranda Nasional 79 Unit Kendis Pemkab Lebong Nunggak Pajak

79 Unit Kendis Pemkab Lebong Nunggak Pajak

134
Kendaraan Dinas Operasional milik Pemkab Lebong mulai dikandangkan Bidang Aset BKD Lebong.

LEBONG – Kesadaran para pejabat maupun Aparatur Sipil Negra (ASN) selaku pemegang kendaraan dinas (kendis) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong masih sangat rendah. Pasalnya, sepanjang tahun ini Januari hingga Juni 2021, UPTD Samsat Lebong mencatat sebanyak 72 unit kendis milik Pemkab Lebong tercatat menunggak pajak dengan nilai sebesar Rp 73.505.000.
Kepala Samsat Lebong, Hendri Sutrisan, S.Hut, membenarkan bahwa 72 unit kendis milik Pemkab Lebong menunggak pajak itu meliputi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Masing-masing kendaraan tersebut dipegawang oleh pejabat dan ASN dilingkungan Pemkab Lebong.
“Iya, 72 unit kendis milik Pemkab Lebong ini tercatat menunggak pajak terhitung Januari hingga Juni 2021,” kata Hendri saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada Selasa (29/6).
Lanjutnya, sebagai langkah untuk menurunkan angka tunggakan pajak kendaraan dinas milik Pemkab Lebong tersebut, Samsat Lebong akan melaksanakan gerbek pajak yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 8 Juli 2021 mendatang. Selain gerbek pajak juga kembali dilaksanakan Samsat Keliling (Samling).
“Tunggakan pajak kendaran dinas milik Pemkab Lebong ini, pada sebelumnya kita sudah menyurati pihak Pemkab Lebong. Kemungkinan akan kita evaluasi lagi untuk menyurati Pemkab Lebong, ” terangnya.
Disebutkannya, adapun 72 unit kendis Pemkab Lebong yang menunggak pajak itu terdiri dari 23 unit Mini bus dengan total tunggakan mencapai Rp 40.322.500, kemudian 11 unti Pick UP dengan tunggakan sebesar Rp 21.968.00, selanjutnya 2 unit Truck dengan nilai tunggakan sebesar Rp 5.895.500, serta 43 unit motor dengan nilai tunggakan sebesar Rp 5.319.500.
“Jadi dari total 72 unit kendis Pemkab Lebong yang menunggak pajak ini nilainya sebesar Rp 73.505.000,” lanjutnya.
Hendri menambahkan, selain tunggakan ditahaun ini juga terdapat tunggakan ditahun sebelumnya lebih kurang sekitar 400an unit dengan nilai tunggakan sebesar Rp 500 juta. Yang mana, data tunggakan itupun sudah pada bulan Febuarai lalu untuk dotindak lanjuti oleh Pemkab Lebong, sayangnya hingga saat ini belum ada progres akan diselesaikan.
Menurutnya, untuk menurunkan angka jumlah tunggakan kendaraan dinas milik Pemkab Lebong sendiri, tergantung dengan kesadaran para pejabat ataupun ASN selaku pemegang kendis. Terlebih lagi, fasilitas negara yang sudah digunakan tersebut, setiap OPD sudah diberikan anggaran tersendiri.
“Kendis yang menunggak pajak rata-rata berada disetiap OPD dilingkungan Pemkab Lebong, ” pungkasnya. (wlk)