Beranda Nasional Akhir Februari, Bupati dan Wabup Terpilih Dilantik

Akhir Februari, Bupati dan Wabup Terpilih Dilantik

253
Sekda Lebong dan Plt. Kepala Dinas Kominfo SP Lebong saat mengikuti video conference (vicon) bersama Kemendagri.

//Sekda Jabat Plh. Bupati

LEBONG – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Lebong periode 2016-2021, DR. E. H. Rosjonsyah, SIP, M.Si dan Wawan Fernandez, SH, MKn resmi berakhir pada 17 Februari mendatang, meski demikian hingga saat ini belum ada kepastian kapan pelantikan Bupati dan Wabup terpilih hasil Pilkada serentak 2020 lalu. Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan Bupati, sesuai dengan petunjuk Kemendagri, Sekretaris Daerah (Sekda) bakal menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati.
“Dari hasil vicon kita bersama Kemendagri tadi (kemarin, red), rencana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada serentak 2020 dijadwalkan pada 25-26 Februari mendatang. Meski demikian, kita masih menunggu surat resmi dari Kemendagri mengenai hal ini,” kata Sekda Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si, didampingi Plt. Kepala Dinas Kominfo SP Lebong, Donni Swabuana, ST, M.Si, kemarin (15/2).
Selain itu, lanjut Mustarani, rencananya pelantikan Bupati dan Wabup terpilih ini akan dilaksanakan melalui sambungan video conference (vicon) dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Sejauh ini kita sudah melakukan persiapan rencana pelantikan, mengingat masa jabatan Bupati dan Wabup saat ini bakal berakhir pada 17 Februari mendatang. Saat ini persiapan pelantikan ini sudah hampir 90 persen sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Kemendagri. Termasuk juga memastikan kesiapan jaringan internet dalam Kabupaten Lebong yang sudah memenuhi kriteria untuk dilakukannya pelantikan secara virtual,” lanjutnya.
Ditambahkannya, tempat pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wabup terpilih ini rencananya akan digelar digedung rapat paripurna DPRD Lebong. Pemkab Lebong juga telah menyiapkan 4 unit televisi bagi tamu dan undangan untuk dapat menyaksikan prosesi pelantikan yang rencananya akan dilakukan oleh Mendagri tersebut.
“Kita juga akan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 pada pelaksanaan pelantikan ini nantinya,” singkatnya.
Sebelumnya, Pemprov Bengkulu telah mendapatkan petunjuk dari Kemendagri terkait dengan kekosongan jabatan Bupati sembari menunggu pelantikan Bupati dan Wabup terpilih. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menjabat sebagai pelaksana harian (plh) Bupati sampai dilantiknya Bupati dan Wabup terpilih. (cw1)