Beranda Nasional Amankan Lebaran, Pemkab Dirikan Posko di Pintu Masuk Lebong

Amankan Lebaran, Pemkab Dirikan Posko di Pintu Masuk Lebong

297
Pemkab Lebong memutuskan untuk mendirikan posko pengawasan di 2 titik masuk dalam Kabupaten Lebong.

LEBONG – Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral yang digelar di Mapolres Lebong beberapa waktu lalu, akhirnya Pemkab Lebong memutuskan untuk mendirikan posko pengawasan pada 2 pintu masuk Kabupaten Lebong yakni di Desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas dan Desa Bioa Sengok Kecamatan Rimbo Pengadang. Serta 1 pos pelayanan yang bakal didirikan di kawasan Pasar Rakyat Lebong yang berada di Kelurahan Amen.
“Tadi, (kemarin,red) kita sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan beberapa OPD teknis dan juga Polres Lebong, hasilnya sesuai dengan opsi yang ditawarkan pada rakor lintas sektoral beberapa waktu lalu, kita akan mendirikan posko di 2 pintu masuk Kabupaten Lebong. Dan rencananya besok (hari ini, red) posko tersebut akan mulai didirikan,” kata Ketua koordinator Posko Covid-19 Lebong, Fakhrurozi, S.Sos, M.Si, yang juga diketahui menjabat sebagai Kepala BPBD Lebong ini kemarin.
Disamping mendirikan 2 posko pengawasan pada 2 pintu masuk dalam Kabupaten Lebong, masih dalam rangka mendukung operasi Ketupat Nala 2021 di Kabupaten Lebong, juga akan didirikan 1 posko pelayanan yang akan ditempatkan di kawasan Pasar Rakyat Lebong yang berada di Kelurahan Amen Kecamatan Amen.
“Kesepakatan ini akan segera kita sampaikan kepada pimpinan (Bupati, red). Terlebih, kesepakatan ini membutuhkan dana sebagai operasional petugas yang akan ditempatkan pada posko ini nantinya. Dana operasional posko ini rencananya akan diambil melalui Biaya Tak Terduga (BTT),” terangnya.
Posko pengamanan dan pelayanan lebaran Idul Fitri ini, tambahnya, didirikan selama 15 hari kedepan terhitung sejak hari ini hingga pasca lebaran mendatang. Posko ini, akan dijaga oleh petugas yang berasal dari TNI dan Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Satpol PP dan Bidang Perhubungan Dinas PUPR-Hub Lebong.
“Jadi nanti, bagi warga yang hendak masuk ke Lebong akan diperiksa lebih dulu kesehatannya tapi ini khusus yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu. Jika warga yang datang berasal dari luar Provinsi Bengkulu, maka diwajibkan untuk menunjukkan hasil swab antigen beserta kartu identitas. Jika tidak dilengkapi dengan syarat tersebut, mohon maaf tidak akan diperkenankan untuk masuk ke Lebong,” pungkasnya. (wlk)