Beranda Nasional APBD 2021 Bakal Kembali Refocusing

APBD 2021 Bakal Kembali Refocusing

151
Paripurna Pengesahan APBD 2022
Mustarani Abidin

LEBONG – Setelah melakukan refocusing anggaran pada APBD tahun 2020 lalu guna memenuhi kebutuhan dana penanganan covid- 19. Pemerintah Kabupaten Lebong memastikan akan kembali merefocusing APBD tahun 2021 untuk anggaran vaksinasi covid – 19.
Plt Kepala Badan Keuangan Daerah ( BKD ) Erik Rosadi S.STP, M.Si melalui Kabid Anggaran Riswan Efendi mengatakan Surat Edaran Menteri Keuangan terkait refocusing APBD 2021 telah diterima pihaknya pada Januari lalu.
” Sudah ada instruksi dari pusat untuk melakukan refocusing APBD tekait pelaksanan vaksinasi covid – 19, mulai dari instrumen pendukungnya atau bila memang nanti ada instruksi pusat untuk pengadaan vaksin bagi masyarakat kabupaten Lebong, “kata Riswan Efendi dihubungi Radar Lebong, Minggu ( 7/2 ).
Disebutkan Riswan, sesuai PMK tersebut refocusing akan dilakukan sebesar 40 persen dari anggaran APBD, namun untuk pelaksanaan refocusing tersebut diakuinya pemkab Lebong masih akan berkordinasi dengan pemerintah pusat.
” Saat ini kami masih menyelesaikan dulu APBD murni, apalagi sampai kini DPA belum di cetak karena kita sudah menggunakan sistem aplikasi SIPD, “sebut Riswan.
Lebih jauh dia menerangkan, refocusing ini dilakukan dengan memangkas sejumlah belanja – belanja yang sifatnya belum begitu urgen, seperti belanja perjalanan dinas, belanja barang dan jasa yang masih mungkin untuk dilaksanakan ditahun berikutnya.
” Jelas refocusing ini akan berdampak terhadap anggaran di OPD, jadi mana anggaran yang sifatnya yang belum begitu urgen itu akan kami pangkas untuk memenuhi dana vaksinasi, ” terang Riswan.
Untuk kepastian refocusing dilakukan, menurut Riswan akan dilakukan jika penyusunan APBD murni lewat aplikasi SIPD ini sudah selesai dilakukan.
” Kalau APBD murni sudah selesai, kemudian DPA sudah di cetak dan disampaikan ke seluruh OPD maka refocusing ini akan langsung kita lakukan, ” demikian Riswan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H. Mustarani Abidin, SH, M.Si mengaku jika sudah menerima surat edaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dimana, dalam edaran tersebut telah diintruksikan pemerintah daerah untuk melakukan atau menandai kegiatan-kegiatan yang dinilai memungkinkan untuk dilakukan refocusing.

“Benar, kita sudah mendapatkan instruksi dari Kemenkeu. Dalam edaran Kemenkeu ini daera boleh menandai kegiatan-kegiatan yang akan direfocusing kembali, ” kata Mustarani.

Hanya saja hingga sejauh ini lanjut Mustarani, belum ada instruksi untuk kembali melakukan refocusing anggaran dari kegiatan yang ditandai tersebut.

“Belum ada instruksi untuk melakukan refocusing, ” tambahnya.

Lebih jauh dijelaskannya, refocusing anggaran tersebut dilakukan untuk biaya operasional untuk pemberian vaksin Covid-19. Itu jika ditahun ini pemerintah mulai menyalurkan vaksin Covid-19 ke masyarakat luas.

“Dalam surat Kemenkeu refocusing anggaran tersebut dilakukan untuk operasional dalam pemberian vaksin Covid-19. Dan refocusing baru akan dilakukan jika sudah ada instruksi lebih lanjut dari Kemenkeu, ” pungkasnya. (via/wlk)