Beranda Nasional Bangun PLHUT, Kemenag Lebong Tunggu Sertifikat Tanah

Bangun PLHUT, Kemenag Lebong Tunggu Sertifikat Tanah

184
Inilah lahan yang dihibahkan Pemkab Lebong untuk pembangunan gedung PLHUT.

LEBONG – Tampaknya Kementrian Agama (Kemenag) wilayah Lebong akan mengusulkan pengadaan pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di daerah Bumi Swarang Patang Stumang. Ini lantaran pihak Kemenag Lebong telah menerima hibah fisik berupa lahan seluas 5000 meter atau setengah hektar dari Pemkab Lebong belum lama ini. Namun, upaya untuk mengusulkan pengadaan pembangunan PLHUT di lahan yang terletak di Desa Suka Datang, Kecamatan Pelabai, tepatnya di areal perkantoran lingkungan Pemkab Lebong itu, masih menunggu penerbitan sertifikat tanah dari pihak terkait.
Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Lebong, Heriansyah, S.Ag, MH, membenarkan hal tersebut. Bahkan, kata dia, semula pihaknya sudah merencanakan nuntuk mempercepat proses pembangunan gedung PLHUT di Kabupaten Lebong ini.
“Namun rencana ini masih terganjal dengan status tanah yang baru selesai proses hibah antara Pemkab Lebong dengan Kemenag Lebong,” kata Heriansyah.
Untuk kedepan, lanjutnya menerangkan, masih ada beberapa tahap dan terakhir nantinya penerbitan sertifikat atas nama Kemenag Kabupaten Lebong. Apabila sudah selesai sertifikat itu baru pihaknya dapat diusulkan ke Kementrian Agama pusat.
“Kita masih tunggu sertifikat tanah itu selesai. Jika sudah selesai baru kita dapat mengusulkan pembangunan gedung PLHUT Lebong ke Kementrian Agama pusat. Nanti gedung ini direncanakan akan di bangun 3 tingkat, fasilitas manasik, penginapan, kesehatan, miniatur ka’bah itu nantinya terpusat satu pintu,” tukasnya.
Sebelumnya, Kabid Aset BKD Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si, menyatakan fisik lahan berupa tanah seluas 5.000 meter atau setengah hektar sudah dihibahkan Pemkab Lebong ke Kemenag Lebong, sekaligus Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah diserahkan.
“Itu (lahan, red) sudah kita hibahkan bulan Maret 2021 lalu, dengan setengah hektar. Bahkan, NPHD nya sudah selesai. Jadi, tanah itu sudah sah menjadi miliknya Kemenag Lebong,” singkatnya.(wlk)