Beranda Nasional Baru 6 OPD Input SiRUP

Baru 6 OPD Input SiRUP

218
5 OPD Salah Input , 2 OPD Server Error Sebabkan Usulan Lamban
Ilustrasi ULP

LEBONG – Kendatipun Februari hanya tinggal menyisakan beberapa hari kedepan, namun hingga kemarin tercatat baru 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 39 OPD yang telah menginput rencana kegiatan ke aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Padahal, RUP tersebut sudah dapat diinput tanpa harus menunggu DPA dan bisa menggunakan KUA-PPAS.
Kabag Layanan Pengadaan Setdakab Lebong, Heri Setiawan, ST, ME, mengungkapkan dari total 39 OPD yang ada dijajaran Pemkab Lebong, hingga kemarin (25/2) yang sudah melakukan input kegiatan ke dalam SiRUP tercatat baru 6 OPD saja. Padahal, aplikasi SiRUP yang ada saat ini merupakan aplikasi update terbaru dan Kabupaten Lebong merupakan daerah pertama yang memberlakukan SiRUP 4.4.
“Peningkatan ini kita lakukan sebagai upaya percepatan dan memudahkan proses lelang kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” kata Heri.
Disebutkannya, 6 OPD yang telah menginput SiRUP ini diantaranya Disnakertrans sebanyak 20 kegiatan, Dinas PUPR-Hub sebanyak 8 kegiatan, Dinas Kominfo-SP sebanyak 4 kegiatan, DPMPTSP sebanyak 2 kegiatan, Sekretariat Daerah (Setda) Lebong sebanyak 2 kegiatan dan Disperindagkop sebanyak 1 kegiatan.
“Kami mengimbau kepada OPD yang belum menginput kegiatan pada aplikasi SiRUP, kami harapkan dapat segera melakukan penginputan. Karena menginput ini tidak mesti menunggu DPA, tetap bisa menggunakan KUA-PPAS,” terangnya.
Selain itu, lanjutnya, pada aplikasi SPSE-SiRUP 4.4 tersebut setidaknya ada 25 keunggulan dari versi sebelumnya diantaranya adanya pilihan prakualifikasi/pascakualifikasi dengan metode evaluasi harga terendah ambang batas di pekerjaan konstruksi. Perbaikan aplikasi ini, menurutnya, lebih memudahkan OPD untuk melakukan proses lelang.
“Sering menjadi kendala seperti nilai kontrak yang tidak dapat di rupiahkan kemudian di bulatkan saja ke angka tertinggi yang mendekati angka tersebut, misal nilai kontraknya Rp 5.590, pada aplikasi saat ini lebih dipermudah dengan pembulatan menjadi Rp 5.600,” singkatnya. (cw1)