Beranda Nasional Baru 81 Unit Kendis Pemkab Lebong Bayar Pajak

Baru 81 Unit Kendis Pemkab Lebong Bayar Pajak

144
Terlihat sepinya aktivitas pembayaran pajak di kantor Samsat Lebong.

LEBONG – Tampaknya kesadaran para pejabat maupun Aparatur Sipil Negra (ASN) selaku pemegang kendaraan dinas (kendis) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong masih sangat minim. Pasalnya, sepanjang tahun ini Januari hingga April 2021, UPTD Samsat Lebong baru mencatat sebanyak 81 unit kendis milik Pemkab Lebong yang sudah membayar pajak kendaraan dinas.

Kepala UPTD Samsat Lebong, Hendri Setrisan, S.Hut, melalui Kasi Penagihan dan Pembukuan Pelaporan, Ananto Supratno, SP, mengatakan sesuai data per April 2021 ini tercatat baru 81 unit kendis baik kendaraan roda dua maupun roda empat milik Pemkab Lebong yang sudah membayar pajak kendaraan. Dari jumlah itu bila dibandingkan dengan tahun 2020 dalam periode yang sama, kendis yang membayar pajak lebih sedikit.

“Sejauh ini baru 81 unit saja kendis milik Pemkab Lebong yang sudah membayar pajak kendaraan dengan nilai sebesar Rp 101.429.000. Sementara tahun 2020 dengan periode yang sama tercatat 112 unit kandis yang membayar pajak kendaraan dengan nilai sebesar Rp 157.690.000,” kata Ananto Supratno.

Diakuinya, terkait rendahnya kesadaran pemegang kendis untuk mebayar pajak kendaraan dinas inipun, pihaknya sudah menyampaikan data-data kendis yang menunggak pajak kepada Pemkab Lebong melalui bidang aset BKD Lebong. Yang mana, ada sekitar 400an unit kendis menunggak pajak dengan nilai kurang lebih sebesar Rp 500 juta.

“Permintaan data kendis menunggak pajak tersebut, kita sampaikan pada bulan Februari 2021 lalu. Data itupun disampakan atas permintaan pak Sekda Lebong, akan tetapi sampai sejauh ini belum ada balasan data kendis yang disampaikan ke Samsat Lebong, ” katanya.

Menurutnya, untuk menurunkan angka jumlah tunggakan kendaraan dinis milik Pemkab Lebong sendiri, tergantung dengan kesadaran para pejabat ataupun ASN selaku pemegang kendis. Terlebih lagi, fasilitas negara yang sudah digunakan tersebut, setiap OPD sudah diberikan anggaran tersendiri.

“Kendis yang menunggak pajak kendaraan ini rata-rata berada disetiap OPD dilingkungan Pemkab Lebong. Termasuk juga milik pemerintah desa, ” tambahnya.

Ananto menambahkan, saat ini khusus untuk kandis milik pemerintah daerah masih diberikan keringanan pengahapusan denda pajak sampai dengan Juni 2021 mendatang. Hal itu berdasarkan keputusan Gubernur Bengkulu Nomor P.408.BPKD tahun anggaran 2020 tangga 28 Desember 2020 tentang pemberian keringanan pokok bea balik nama kendaraan bermotor penyerahan pertama terhadap kendaraan roda empat atau lebih dan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor milik pemerintah dalam Provinsi Bengkulu.

“Kami berharap, dengan masih diberikan keringanan penghapusan denda hingga Juni mendatang. Maka diharapkan pejabat ataupun ASN pemegang kendis bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membayar pajak terhadap kendaraan yang dipegangnya, ” tutupnya.(wlk)