Beranda Nasional Bupati Instruksikan Bongkar Manajemen PDAM

Bupati Instruksikan Bongkar Manajemen PDAM

170
Rencana Pembenahan PDAM TTE Lebong, Terhenti ?
Bupati dan Wakil Bupati memimpin rapat bersama PDAM terkait pemenuhan air bersih untuk masyarakat. (Foto Dokumen)

LEBONG – Dalam upaya percepatan realisasi 100 hari kerja Bupati Kopli Ansori dan Wakil Bupati Drs. Fahrurrozi, M.Pd pada bidang pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Lebong, Bupati menyebut jika persoalan PDAM TTE Lebong bukan terletak pada sisi keuangan melainkan manajemen di perusahaan milik daerah tersebut. Karena itu, Bupati menginstruksikan untuk dilakukan pembongkaran (pembenahan, red) terhadap SDM yang ada di managemen PDAM TTE Lebong.
“Persoalan utamanya mengapa PDAM TTE Lebong ini sakit, bukan soal tidak adanya penyertaan modal dari Pemkab Lebong. Tapi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di PDAM TTE Lebong, karena itu ini harus segera dibenahi agar persoalan-persoalan lain juga bisa diselesaikan,” ujar Bupati Kopli Ansori.
Disebutkannya, kebutuhan utama penyehatan PDAM TTE Lebong ini adalah restrukturisasi SDM yang ada di managemen PDAM TTE Lebong termasuk juga melakukan pemutihan terhadap tunggakan pelanggan.
“Yang paling penting untuk diubah adalah SDM yang ada di managemen PDAM. Sekarang, jangankan untuk mengharapkan PAD, saya minta data pelanggan dari nama sampai alamatnya saja tidak dimiliki oleh managemen PDAM,” tegasnya.
Terpisah, Plt Direktur PDAM TTE Lebong, Hari J Hutahaean, menyebutkan sambungan pipa air bersih yang dikelola pihaknya mencapai sebanyak 6.452 sambungan. Dan jumlah itu, yang tertagih hanya 50 persen dari total jumlah sambungan.
“Hasil penagihan inilah kemudian untuk mencukupi kebutuhan pembayaran gaji 61 pegawai PDAM lebih kurang sebesar Rp 140 juta perbulan,” ungkapnya. (cw1)