Beranda Nasional Bupati: Penundaan Seleksi CASN Sudah Dikaji Matang

Bupati: Penundaan Seleksi CASN Sudah Dikaji Matang

251
Bupati Lebong Kopli Ansori (foto dok/radarlebong.com)

//Dewan “Dicueki” Eksekutif

LEBONG – Bupati Lebong, Kopli Ansori, menegaskan penundaan pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) terpaksa dilakukan demi kepentingan Kabupaten Lebong kedepan, bahkan hal inipun telah dikaji secara matang. Meski menunda seleksi CASN 2021, namun Bupati memastikan pada seleksi CASN dan PPPK berikutnya bakal mengupayakan agar putra daerah lebih diprioritaskan.
“Keputusan ini kita ambil semata-mata untuk kebaikan Kabupaten Lebong kedepan. Dan juga, kami ingin mencari formulasi yang lebih bermanfaat khususnya bagi masyarakat dalam Kabupaten Lebong. Yang jelas, meski saat ini seleksi CASN ditunda namun kita sudah menyiapkan beberapa solusi kedepan yang tentunya akan memberikaan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” kata Bupati Lebong, Kopli Ansori, kemarin (29/6).
Bupati menjelaskan, salah satu solusi yang saat ini tengah diupayakan pihaknya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan dan juga tenaga guru termasuk tenaga honorer yang telah bekerja membantu pemerintah dalam melayani masyarakat.
“Disamping itu, penundaan ini juga kita lakukan karena kita belum menemukan juklak dan juknis yang memberikan manfaat bagi masyarakat Lebong khususnya putra daerah, karena itu keputusan yang terbaik adalah menunda sementara seleksi CASN 2021. Namun, percayalah kami akan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lebong,” janji Bupati.
Terpisah, Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, S.Sos, kepada Radar Lebong mengaku jika pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap eksekutif (Pemkab, red) terkait dengan penundaan seleksi CASN 2021 yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (28/6) lalu. Sayangnya, rencana tersebut batal dilaksanakan lantaran tidak ada satupun pejabat Pemkab Lebong yang datang memenuhi panggilan dewan karena sedang Dinas Luar (DL).
“Kita sudah memanggil beberapa pejabat terkait dengan penundaan seleksi CASN ini, tapi mereka tidak datang alasannya sedang DL,” kata Carles.
Meski demikian, dirinya memastikan jika dalam waktu dekat ini pihaknya bakal kembali melayangkan surat panggilan kepada eksekutif untuk membahas perihal penundaan penerimaan CASN 2021 tersebut. Ditegaskannya, DPRD Lebong prinsipnya menyetujui seleksi CASN dan PPPK ini tetap digelar pada tahun ini dan pihaknya menyatakan siap untuk membahas alokasi anggaran tersebut pada RAPBD-Perubahan 2021.
“Pada dasarnya kami siap untuk menyetujui anggaran pelaksanaan seleksi ini dalam RAPBD-P sesuai dengan kebutuhan. Karena itu, dalam waktu dekat ini kita akan panggil kembali pihak eksekutif untuk mencari solusi atas penundaan ini,” singkatnya. (wlk)