Beranda Bengkulu Utara Cegah Covid-19 Pemkab dan FKPD Roadshow ke Desa

Cegah Covid-19 Pemkab dan FKPD Roadshow ke Desa

105
Bupati dan FKPD BU menggelar roadshow ke desa dalam upaya pencegahan Covid-19

BENGKULU UTARA – Dalam upaya untuk memetakan penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Pemerintah Kabupaten BU bersama jajaran Forkopimda mulai hari ini, Sabtu (14/8) melakukan roadshow ke setiap desa yang ada. Hal ini pun salah satu tindakan pencegahan penyebaran covid-19 di BU yang saat ini telah di level 4 PPKM.
“Ya, mulai hari ini jajaran pemerintah bersama Forkopimda kita melakukan roadshow guna memberikan penekanan agar PPKM ini berjalan dengan baik. Sehingga bisa memetakan setiap masing masing desa, agar angka penyebaran covid-19 bisa diantisipasi,”kata Bupati BU Ir H Mian usai melakukan rapat bersama kepada jajaran Forkopimda, Sabtu (14/8)
Ditambahkannya, bahwa selain melakukan roadshow, langkah konkrit pemerintah Kabupaten BU juga telah menegaskan semua OPD yang ada di Pemkab BU untuk membackup seluruh Satgas Kecamatan, agar seluruh Satgas kecamatan bisa memberikan informasi yang lebih cepat kepada Satgas Kabupaten terkait perkembangan kasus penyebaran covid-19. Selain itu juga, dari rapat koordinasi tersebut juga Bupati Mian, meminta kepada seluruh Kepala Desa untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakatnya, untuk tidak takut datang ke rumah sakit maupun puskesmas apabila mengalami sakit. Hal ini tentu untuk memastikan tidak ada yang terpapar maupun memiliki gejala covid 19. Jika tidak maka penyebaran covid 19 akan terus berkembang karena tidak terdeteksi oleh tim satgas covid 19.
“Sebagai langkah konkrit kita, sepekan lalu telah menugas seluruh OPD yang ada untuk membantu Satgas kecamatan, agar informasi perkembangan kasus lebih cepat didapatkan oleh pihak Satgas Kabupaten dan hari ini juga kita minta kepada seluruh Kades untuk memberikan pemahaman kepada masyarakatnya,”ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati Mian menyampaikan, pihaknya juga melakukan upaya lainnya yakni dengan terus melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) dari hulu hingga hilir. Dan juga pihaknya akan berkoordinasi kepada dunia usaha yang ada di Kabupaten BU agar dapat menyalurkan dana CSR-nya dalam membantu penanganan Covid-19 seperti untuk membantu pembelian tabung oksigen dan Swab sesuai kemampuan dari dana CSR perusahaan. Hal ini dilakukan karena saat ini diketahui kekuatan anggaran pemerintah saat ini amat sangat terbatas.
“Semoga dengan langkah-langkah konkrit dan upaya kita ini dapat membuahkan hasil dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 ini,”tukasnya. (aer)