Beranda Nasional Covid-19 Mengganas, Kantor Bupati Dijaga Ketat

Covid-19 Mengganas, Kantor Bupati Dijaga Ketat

271
Petugas Satpol PP memberhentikan salah satu warga yang hendak masuk ke kawasan kantor Bupati Lebong namun tidak mematuhi prokes Covid-19.

//Pemkab Jamin Jadup Warga Jalani Isolasi Mandiri

LEBONG – Ganasnya penyebaran Covid-19 dikawasan perkantoran Pemkab Lebong belakangan ini, membuat Pemkab Lebong mengambil upaya antisipasi dengan menjaga ketat kantor Bupati Lebong. Bahkan, warga yang hendak masuk ke kawasan kantor Bupati ini diwajibkan untuk mematuhi prokes Covid-19, jika tidak warga tersebut tidak diperbolehkan masuk.
“Penjagaan pada pintu masuk kantor Bupati ini sudah kita putuskan bersama dalam rapat beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran Covid-19,” kata Kepala Dinas Satpol PP Lebong, Zainal Husni Thoha, SH melalui Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum, Andrian Aristiawan, SH.
Tidak hanya masyarakat saja, lanjutnya, namun pegawai yang tidak mematuhi prokes Covid-19 tidak akan diperkenankan untuk masuk dalam kawasan kantor Bupati Lebong. Operasi ini sendiri, masih akan digelar sampai ada petunjuk lebih lanjut dari Bupati Lebong, Kopli Ansori.
“Kita belum bisa tentukan operasi ini akan dilakukan sampai kapan, karena menunggu keputusan dari pak Bupati. Yang pasti, siapapun yang tidak mematuhi prokes saat akan masuk ke kawasan kantor Bupati ini, tidak akan diperkenankan untuk masuk sampai yang bersangkutan mematuhi prokes minimal menggunakan masker,” tegasnya.

//
Pemkab Jamin Jadup Warga Jalani Isolasi Mandiri

Sementara itu, dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar kemarin (20/4) berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong terdapat sebanyak 53 orang warga dalam Kabupaten Lebong yang dinyatakan positif Covid-19. Terkait dengan kondisi ini, Pemkab Lebong memberikan jaminan jatah hidup (jadup) bagi warga tersebut selama menjalani isolasi mandiri.
“Saya mohon kepada masyarakat yang terpapar virus ini, agar melakukan isolasi mandiri. Nanti untuk jaminan jadup ketika menjalani isolasi mandiri akan ditanggung oleh pemerintah,” ujar Bupati.
Disamping itu, Bupati juga memerintahkan Camat dalam Kabupaten Lebong untuk memfasilitasi pemberian jadup bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. Camat juga diminta untuk berkoordinasi dengan BPBD dan BKD Lebong.
“Apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat selama menjalani isolasi mandiri ini, disampaikan ke BPBD agar bisa ditindak lanjuti. Mungkin bentuknya, kebutuhan bahan makanan selama menjalani isolasi mandiri,” terangnya.
Kemudian, Bupati juga memerintahkan seluruh jajaran Dinkes Lebong untuk memantau warga yang menjalani isolasi mandiri tersebut agar mematuhi ketentuan yang berlaku. Termasuk juga, mengedukasi masyarakat agar mematuhi prokes Covid-19.
“Yang menjalani isolasi mandiri harus mematuhi aturan yang berlaku dan bagi masyarakat lainnya wajib mematuhi disiplin Prokes Covid-19 seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan mencuci tangan serta menjaga pola hidup sehat agar tidak terpapar virus corona,” pungkasnya. (dap)