Beranda Nasional Dampak Banjir Meluas Hingga ke Lebong Sakti

Dampak Banjir Meluas Hingga ke Lebong Sakti

214
Masyarakat terpaksa memanen padi milik mereka yang rusak akibat diterjang banjir di Desa Kota Baru.

LEBONG – Setelah sebelumnya didapati lebih kurang 6 hektar lahan sawah milik warga Desa Kota Baru Kecamatan Uram Jaya yang terdampak banjir akibat luapan Air Sungai Tik Telibok, ternyata dampak banjir ini meluas hingga ke lahan sawah milik warga di Kecamatan Lebong Sakti akibat luapan air Sungai Bioa Baes Desa Tabeak Kauk. Meski demikian, saat ini Pemkab Lebong masih melakukan pendataan lahan sawah yang terdampak serta normalisasi sungai dengan alat berat.
Kepala Disperkan Lebong, Emiwati, SE, M.Ak melalui Kabid Penyuluh Gunadi Novri, SP, MP, dari hasil sementara pendataan yang saat ini masih dilakukan penyuluh pertanian, di Desa Tabeak Kauk Kecamatan Lebong Sakti didapati beberapa lahan sawah warga yang terdampak diantaranya lahan sawah milik Maidi seluas 0,2 Ha dan lahan sawah milik Yanto seluas 0,25 dengan kondisi tanaman padi yang rusak parah dan gagal panen.
“Data dampak banjir ini masih berkemungkinan bertambah, karena saat ini penyuluh masih melakukan pendataan di lapangan,” katanya.
Menurutnya, luapan air sungai ini salah satunya disebabkan pendangkalan sehingga menyebabkan sungai tidak mampu lagi menampung air yang besar yang berasal dari hulu.
“Dengan kondisi sungai yang dangkal dan curah hujan yang tinggi membuat air masuk hingga ke lahan sawah milik warga,” katanya.
Sementara itu, Kades Kota Baru, Abdullah, mengakui jika saat ini Pemkab Lebong sudah melakukan pengerukan sungai dengan menggunakan alat berat. Namun, dari data yang dimiliki pihaknya setidaknya terdapat 10 lahan warga yang terdampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Kami berharap pemerintah agar mencari solusi terkait bencana yang kami alami ini. Dan sebagian dari warga kami, terpaksa memanen padi mereka meski dalam kondisi sudah rusak diterjang banjir,” ungkap Abdullah.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si melalui Kabid Kedararutan dan Logistik Tantawi, SP untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan akibat luapan air sungai Tik Telibok, pihaknya sudah melakukan normalisasi sungai dengan menggunakan alat berat milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebong.
“Sekarang Tim sudah turun kelapangan melakukan normalisasi sungai Tik Telibok bekerjasama dengan Dinas DLH dan PUPR-Hub untuk melakukan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan,” singkatnya. (wlk)

//GRAFIS//
Data Kerusakan Lahan Sawah Warga

NO Nama Luas Lahan (Ha) Komoditi
1 Delima Wati 0,47 Padi
2 Winoto 0,31 Padi
3 Hairul 0,1 Padi, Jahe, Bibit Cabe
4 Herlian Jaya 0,25 Padi
5 Desdo 0,4 Padi dan 30 Kg Ikan
6 Amirudin 30 Kg Ikan
7 Nengsi 0,25 Padi
8 Dahril/Suhardi 0,25 Padi
9 Sabirin 0,26 Padi
10 Riskan 0,25 Padi
11 Maidi 0,2 Padi
12 Yanto 0,25 Padi