Beranda Nasional Dana BOS Belum Cair, Sekolah Terpaksa Ngutang

Dana BOS Belum Cair, Sekolah Terpaksa Ngutang

189
DanaBOS

LEBONG SELATAN – Belum cairnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan I tahun 2021, hingga terpaksa membuat sekolah melakukan berbagai cara demi menutupi operasional kebutuhan sekolah. Salahsatunya, sekolah terpaksa mencari pinjaman atau mengutang ke tempat penyedia jasa.
Seperti diakui oleh Kepala sekolah SDN 56 Lebong, Sopyan S.Pd mengatakan saat ini sudah masuk bulan maret, namun sampai saat ini dirinya memastikan dana bantuan tersebut tak kunjung cair. Untuk BOS triwulan pertama memang belum turun. Sedangkan untuk dana BOS ini sendiri selamz setahun 3 kali cair.

“Untuk dana bos ini sendiri, dalam setahun 3 kali cair, triwulan pertama 30 persen, triwulan kedua 40 persen, dan triwulan ketiga 30 persen. Tapi sampai dengan saat ini sudah masuk bulan 3, dan BOS belum juga cair. Dengan belumnya cair Dana BOS sehingga sekolah harus ngutang dulu,”kata Kepsek.

Dijelaskan Kepsek, akibat dana BOS belum turun maka dirinya terpaksa mencari dana talangan untuk menutup kebutuhan sekolah. Sebab, pengeluaran biaya-biaya seperti untuk alat tulis, listrik dan lainnya harus dibayar setiap bulannya. Jika sampai akhir bulan ini BOS belum turun juga, pihaknya akan sangat kesulitan untuk memikirkan operasional di bulan selanjutnya.

“Sejauh ini saya pakai dana sendiri dan ngutang. Tapi ada batas kemampuan. Jadi terpaksa juga minjam ke sana kemari. Penjaminnya, nanti ketika BOS turun maka pinjaman itu baru akan dibayar,” sampainya.

Sementara itu Kepsek Juga mengatakan, Dana BOS triwulan pertama paling lambat biasanya cair dibulan Maret biasanya. Dalam dan BOS sekolah ini sesuai dengan jumlah anak didik didik yang terdaptar di dapodik, satu siswa dalam setahun sebesar Rp 900 ribu.

” Siswa kita berjumlah 270 siswa, dikalikan Rp 900 ribu persiswa, inipun cairnya pertriwulan. Harapan kami dari sekolah dana BOS seharusnya diawal kegiatan sudah cair, tapi kenyataan sampai dengan saat ini, di penghunjung triwulan terus dalam pencairanya,” harap Kepsek. (arp)