Beranda Nasional Dana “Mipis” Tes CPNS dan PPPK Terancam Batal

Dana “Mipis” Tes CPNS dan PPPK Terancam Batal

1119
Pelamar CPNS mendaftar pada penerimaan CPNS tahun 2020 lalu di BKPSDM Lebong.

//Telan Dana Hampir Rp 1 Miliar

LEBONG – Rencana seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan digelar tahun ini, terancam batal dilaksanakan. Pasalnya, seleksi CPNS dan PPPK ini membutuhkan anggaran yang hampir mencapai Rp 1 miliar sedangkan saat ini BKPSDM Lebong hanya memiliki dana lebih kurang Rp 120 juta.
“Anggaran yang ada hanya sebesar Rp 120 juta dan itupun sudah digunakan untuk kegiatan koordinasi ke kementerian maupun BKN dalam rencana pelaksanaan seleksi CPNS maupun PPPK,” ungkap Plt. Kepala BKPSDM Lebong, Hj. Nelawati, SP, MM melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Apedo Irman Bangsawan, SH kepada Radar Lebong.
Dirinya mengaku, jika pihaknya telah diminta oleh pemerintah pusat agar menyelesaikan semua tahapan penerimaan CPNS dan PPPK ini dalam kurun waktu 2 pekan mulai dari persiapan pengumuman pendaftaran. Jika tidak ada kepastian anggaran, maka bisa dipastikan Lebong batal menggelar penerimaan CPNS dan PPPK tahun ini.
“Persoalan ini sudah kami sampaikan ke TAPD, agar dana ini dapat ditambah. Apalagi, sebelumnya kita sudah menyampaikan ke publik bahwa kita akan melaksanakan seleksi CPNS dan PPPK,” lanjutnya.
Dari hasil koordinasi dengan Kemenpan RB dan BKN pusat semua tahapan pembukaan seleksi CPNS dan PPPK sudah harus rampung dan diumumkan dalam bulan Juni 2021 ini. Karena itu, pihaknya berharap TAPD Lebong bisa mencarikan solusi terkait minimnya anggaran ini.
“Kalau anggarannya tidak ada, maka formasi penerimaan CPNS dan PPPK ini dikembalikan ke pemerintah pusat sesuai mekanisme yang ditetapkan. Dan kita sudah pasti tidak akan melaksanakan penerimaan CPNS dan PPPK,” singkatnya. (wlk)