Beranda Bengkulu Utara Dandim Sesalkan Oknum Gunakan Seragam TNI Lakukan Kampanye

Dandim Sesalkan Oknum Gunakan Seragam TNI Lakukan Kampanye

387
Oknum beratribut TNI yang mengkampanyekan kolom kosong

BENGKULU UTARA – Komandan Kodim 0423 Bengkulu Utara, Letkol Inf Agung P Saksono sangat menyesalkan, adanya photo warga yang menggunakan pakaian lorang khas TNI berkampanye dalam Pilkada di Bengkulu Utara. Hal ini ditegaskannya, bahwa warga atau oknum itu bukanlah anggota resmi TNI 0423 BU. Ini dikatakannya, berdasarkan hasil penelusuran personilnya yang sudah mengamankan oknum tersebut beserta atribut TNI yang dimilikinya.
“Adanya gambar menggunakan atribut TNI berkampanye pada Pilkada ini, saya tegaskan bukan anggota TNI terutama bukan anggota Kodim 0423 BU. Melainkan warga Kecamatan Ketahun yang di diduga mengalami gangguan jiwa. Saat ini, warga tersebut telah diamankan di Koramil Ketahun beserta atribut TNI yakni, pakaian PDL TNI, baju dan celana,” ujarnya.
Temuan ini ditegaskan Agung, tidak akan dibiarkannya. Pihkanya akan terus mengumpulkan informasi terkait peristiwa ini. Dimana, peristiwa ini jelas sangat merugikan institusi kesatuannya.
“Ada beberapa kejanggalan, jika memang benar gangguan jiwa, maka seharusnya orang-orang yang tahu bisa melarangnya, bukannya malah diajak foto dan disebarluaskan, kami sangat kecewa dengan kejadian ini,” tegasnya.
Kepada awak media, Agus yang merupakan keluarga oknum warga itu berinisial Bi, menyebutkan bahwa keluarganya itu dicurigai telah diperalat oleh oknum tidak bertanggungjawab. Ia pun mengungkapkan, bahwa keluarganya itu memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Kondisi depresi ini, telah terjadi sejak Bi berada di jenjang Pendidikan Sekolah Dasar. Keluarganya meyakini, kekurangan yang ada dalam diri Bi ini dijadikan alat oleh oknum untuk kepentingan tertentu. Ia pun berharap, permasalahan ini dapat segera selesai, dan oknum-oknum yang memperalat Bi dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Bi ini kakak kami, dia itu memang suka sekali dengan TNI. Memiliki riwayat gangguan jiwa sejak SD pak. Iya, dia itu hanya dimanfaatkan orang aja. Dia itu orang susah pak, dikasih apa aja pasti mau melakukan sesuatu. Dia gak ngerti internet apalagi sosmed,” singkatnya.
Untuk diketahui, di Bengkulu Utara telah tersebar gambar adanya oknum menggunakan atribut TNI, diduga melakukan kampanye dengan menyatukan ibu jari dengan telunjuk serta membuka tiga jari lainnya. Ini merupakan simbol dukungan terhadap salah satu pilihan di Pilkada Bengkulu Utara. Tak hanya sendiri, pria tersebut sempat bersama-sama membentangkan baliho kampanye, dan diabadikan dengan kamera. (aer)