Beranda Nasional Dibangun 2020, Jalan Rabat Beton Ketenong II Sudah Ambruk

Dibangun 2020, Jalan Rabat Beton Ketenong II Sudah Ambruk

352
Beginilah kondisi jalan rabat beton yang dibangun melalui DD TA 2020 di Desa Ketenong II yang sudah ambruk.

LEBONG – Pembangunan jalan rabat beton yang dilaksanakan melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 lalu di Desa Ketenong II Kecamatan Pinang Belapis, saat ini dilaporkan telah ambruk dan mengalami kerusakan. Menariknya, peristiwa inipun telah dilaporkan masyarakat ke Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, belum lama ini.
“Iya laporannya sudah disampaikan kepada saya dan rencananya dalam waktu dekat ini, saya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan laporan tersebut,” kata Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen.
Menurutnya, laporan yang disampaikan masyarakat ini wajib untuk ditindak lanjuti pihaknya sebagai wakil dari masyarakat Kabupaten Lebong. Apalagi, bangunan tersebut terhitung masih baru diselesaikan dengan menggunakan anggaran tahun 2020.
“Nanti akan kita cek, seperti apa kebenarannya dan mengapa bisa rusak dalam hitungan waktu yang sangat cepat. Kita tidak ingin menduga-duga, tapi jika memang nanti ada dugaan ketidakberesan dalam pembangunannya, tidak menutup kemungkinan hal ini akan kita rekomendasikan ke pihak terkait,” tegasnya.
Sementara itu, Sekdes Ketenong II, Regi Raup, menjelaskan bahwa bangunan jalan yang ambruk ini merupakan hasil pembangunan dari sisa material pekerjaan pembangunan jalan rabat beton tersebut. Saat pembangunan dilaksanakan, didapati adanya sisa material sehingga sisa tersebut dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 10 meter.
“Dari pada mubazir, karena sisa materialnya masih ada jadi bangunan itu kita lanjutkan sepanjang 10 meter. Dan yang ambruk ini adalah bangunan yang berasal dari sisa material tadi,” jelasnya.
Dirinya mengaku jika hasil dari pekerjaan ini sudah diperiksa dan diaudit. Bahkan, saat ini bangunan tersebut masih dalam kondisi rusak dan masih menunggu rekomendasi dari OPD terkait.
“Jika nanti rekomendasinya kami diminta untuk melakukan perbaikan, tentu akan kami perbaiki. Mudah-mudahan persoalan ini dapat segera terselesaikan, apalagi kami akan segera melanjutkan pembangunan di tahun 2021 ini,” singkatnya. (wlk/rak)