Beranda Nasional Dipecat Belum Diupah, THLT Tak Bahagia dan Sejahtera

Dipecat Belum Diupah, THLT Tak Bahagia dan Sejahtera

2395

//Wilyan: Segera Kita Panggil Sekda !

LEBONG – Mencuatnya kabar mengenai pemecatan Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) Pemkab Lebong yang belum menerima upah setelah bekerja sejak Januari 2021 hingga April 2021 lalu, menuai perhatian serius dari Komisi I DPRD Lebong. Bahkan, terkait dengan kondisi ini Komisi I memastikan jika THLT dijajaran Pemkab Lebong tak merasa bahagia dan sejahtera atas kebijakan tersebut.
“Pernyataannya sekarang bagaimana mereka (THLT, red) bisa merasa bahagia dan sejahtera kalau upah yang harusnya mereka terima saja belum dibayarkan. Bayangkan bagaimana perasaan mereka saat menghadapi lebaran yang lalu, apakah mereka merasa bahagia dan sejahtera,” cetus Ketua Komisi I DPRD Lebong, Wilyan Bachtiar, SIP, kepada Radar Lebong ini kemarin (26/5).
Selain itu, lanjutnya, kebijakan Sekda Lebong yang hanya mengakomodir THLT 4 kategori diantara petugas kebersihan, penjaga malam, sopir dan operator, yang diberikan SK justru menjadi pemicu kecemburuan sosial antar THLT yang notabenenya adalah warga dalam Kabupaten Lebong. Apalagi, keberadaan THLT dilingkungan Pemkab Lebong justru telah banyak membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.
“Kami juga mendapatkan informasi jika, di OPD dijajaran justru THLT mereka sudah menerima gaji sebelum lebaran yang lalu. Pertanyaannya, apakah THLT yang digaji ini semua termasuk 4 kategori sesuai edaran Sekda tersebut, contohnya THLT di Sekretariat Daerah yang sudah menerima gaji sebelum lebaran yang lalu,” beber Wilyan.
Dirinya memastikan dalam waktu dekat ini, bakal segera memanggil Sekda Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si, bersama OPD terkait lainnya untuk meminta klarifikasi mengenai hal tersebut. Namun, dirinya lebih dulu akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Lebong terkait dengan rencana pemanggilan ini.
“Secepatnya kita akan koordinasi kepada pimpinan mengenai hal ini dan setelah itu kita akan segera memanggil Sekda dan juga OPD teknis yang menangani masalah THLT ini,” pungkasnya. (eak)