Beranda Nasional Disparpora Segera Lakukan Penjaringan Capaskibraka ke Sekolah

Disparpora Segera Lakukan Penjaringan Capaskibraka ke Sekolah

145
Paskibraka Lebong tahun 2020 tampak tengah menjalani karantina.

LEBONG – Dalam rangka mempersiapkan upacara HUT RI ke-76 tahun 2021 mendatang, Pemkab Lebong menargetkan putra-putri asal Kabupaten Lebong bisa menjadi bagian dalam barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih (Paskibraka) di Istana pada 17 AgustusĀ  2021 mendatang. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Lebong melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) akan melakukan sejumlah penjaringan sekolah-sekolah.

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Ir. Edi Ramlan, M.Si, melalui Kepala Bidang olahraga, Andri Darmawan S.Pd, mengatakan setidaknya ada dua opsi yang akan dilakukan disparpora mengenai perekrutan paskibraka di tahun 2021.

“Opsi pertama, kita akan turun langsung ke sekolah setingkat SMA atau jikapun tidak memungkinkan, maka kita akan bekoordinasi bersama pelatih paskibraka selingkup sekolah SMA atau sederajat di Kabupten lebong untuk mengirimkan nama-nama peserta yang telah lulus kriteria, menurut pelatih tersebut,” beber Andri

Perekrutan tersebut, kata Andri, adalah sebagai upaya pihak Disparpora untuk memberi sumbangsih prestasi dalam bidang paskibraka, di jelaskan Andri bahwa seperti di ketahui, sudah hampir 15 tahun Kabupaten Lebong berdiri, namun hingga saat ini belum ada satupun putra-putri asal Kabupaten Lebong yang ikut menjadi Paskibraka pada tingkat Nasional.

“Itulah yang akan menjadi fokus kita nanti dan sehingga di tahun 2021 kabupaten lebong dapat menghasilkan putra-putri terbaik yang berbakat dan benar-benar bisa diandalkan untuk bersaing di tingkat Nasional, ” Paparnya.

Untuk persyaratan paskibraka tersebut, saat ini seluruh peserta akan mengacu kepada peraturan pusat yaitu peserta diwajibkan masih berada di tingkat sekolah menengah atas, tinggi badan sesuai dengan sepesifikasi yang telah ditentukan, berat badan dan persyaratan lainnya.

“Untuk tinggi badan putra yaitu 170 berat badan 65, sedangkan untuk putri minimal 165 dan berat badan 60, secara umum itulah kriteria yang di tetapkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut Andri memaparkan, usai dilakukan penjaringan ke sekolah-sekolah, kemudian akan diseleksi lagi oleh tim di tingkat Kabupaten. Bagi yang lulus akan dikirim ke Provinsi paling lambat Maret mendatang sebanyak 6 pasang, masing-masing 3 putra dan 3 putri.

“Bagi mereka yang lulus seleksi di Provinsi akan menjalankan tugasnya di tingkat Nasional, sementara yang tidak lulus ke tingkat Nasional akan menjalankan tugasnya di tingkat Provinsi. Penjaringan akan dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur TNI/Polri dan Purna Paskibraka,” ungkapnya.

Disentil masalah anggaran, pihaknya mengatakan belum mengetahui berapa anggaran untuk pembinaan paskibraka di tingkat kabupaten. Meskipun dengan anggaran yang kecil pun pihaknya akan tetap melakukan sejumlah pembinaan.

” Untuk sejumlah rangkaian kemungkinan akan dilaksanakan pada Maret mendatang, dan kita yakin pasti bisa. Kita seleksi dan akan kita latih untuk dapat mengikuti seleksi sebagai calon Paskibraka tingkat Nasional nanti,” tutup Andri.(cw1)