Beranda Hukum Ditunggu Polisi, Dikbud Lempar ke Bupati

Ditunggu Polisi, Dikbud Lempar ke Bupati

145
Korupsi Dana Desa
Kapolres Lebong bersama Kadis Dikbud dan Kabid Aset BKD Lebong pada saat meninjau lokasi cagar budaya beberapa waktu lalu.

//Penambangan Emas di Cagar Budaya

LEBONG – Meski sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong sudah diminta Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, SIK, untuk melaporkan secara resmi pengrusakan cagar budaya bekas bangunan pabrik emas kolonial Belanda MMRL Lebong Donok di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, namun hingga saat ini Dinas Dikbud Lebong terkesan melempar persoalan ini kepada Bupati dan Sekda (atasan, red).
“Kami tidak bisa mengambil keputusan sepihak, meski saya adalah Kepala Dinas tapi masih ada atasan yakni Bupati dan Sekda. Saya sudah meminta Bidang Kebudayaan untuk berkoordinasi ke Sekda dan Bupati terkait dengan penyampaikan Kapolres tersebut,” ungkap Kepala Dinas Dikbud Lebong, H. Guntur, S.Sos, ME.
Selain itu, lanjutnya, jika nanti instruksi atasan kepada pihaknya jika pengrusakan cagar budaya akibat dari penambangan emas tanpa izin, mesti dibawa ke ranah hukum. Dirinya memastikan, siap untuk melaporkan pengrusakan cagar budaya tersebut.
“Kami (Dikbud, red) hanya melakukan pemeliharaan saja, sedangkan untuk pemanfaatan dilakukan dari pemdes setempat,”
Disisi lain, Guntur menambahkan jika dalam waktu dekat ini Lebong bakal kedatangan tim tenaga ahli cagar budaya Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu untuk meninjau lokasi di cagar budaya yang di Lebong. “Tim ahli ini berasal dari Jambi, Palembang, dan Padang,” singkatnya. (dap)