Beranda Bengkulu Utara Entaskan Kemiskinan, Wabup Lebong Belajar ke Bengkulu Utara

Entaskan Kemiskinan, Wabup Lebong Belajar ke Bengkulu Utara

212
Kunjungan Wabup Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd ke Pemkab Bengkulu Utara yang disambut Sekda BU, Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si.

BENGKULU UTARA – Kemarin (2/7) Pemkab Bengkulu Utara menerima kunjungan Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd serta Dinas PMDSos Kabupaten Lebong. Kunjungan yang disambut Sekda Bengkulu Utara, Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si, tidak lain adalah untuk belajar pola pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan Pemkab Bengkulu Utara. Hal ini disampaikan Kepala Dinsos BU, Suwanto.
“Iya, tadi (kemarin, red) kita menerima kunjungan dari Pemkab Lebong, terkait dengan pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan Pemkab BU. Terlebih, kita (Pemkab BU, red) pada Juni lalu ditunjuk menjadi narasumber untuk menyampaikan materi tentang sistem kerja penanggulangan kemiskinan oleh Kemensos,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, pada pertemuan ini beberapa hal yang disampaikan pihaknya pada tata kerja pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan Pemkab BU diantaranya memperpendek rentang kendali birokrasi serta didukung dengan kebijakan dari kepala daerah baik itu berupa anggaran maupun kebutuhan administrasi.
“Percuma kalau sudah di verifikasi faktual, tapi tidak mendapat dukungan atas perbaikan data data tersebut. Patut menjadi catatan bahwa, Kemensos akan lebih intens berkomunikasi jika Bidang Sosial itu berdiri sendiri karena bidang sosial ini menyangkut kebutuhan dasar dan wajib untuk masyarakat,” terangnya.
Ditempat yang sama, Kabid Sosial Dinas PMDSos Lebong, Yasrin Hadibroto, SE, mengaku jika kunjungan yang dilakukan pihaknya ini dalam rangka menindaklanjuti surat Gubernur Bengkulu terkait dengan penanggulangan kemiskinan dan Bengkulu Utara menjadi rujukan kerja penanggulan kemiskinan.
“Ada 3 point penting yang kami dapatkan dalam kunjungan kerja pengentasan kemiskinan ini, pertama penanganan yang simple dan birokrasi yang tidak berbelit-belit, kemudian segera menindaklanjuti setiap permasalahan tanpa menunda, serta didukung penuh oleh Pemkab baik itu dari sisi anggaran hingga kebutuhan administrasi,” terangnya.
Disebutkannya, beberapa kendala yang dihadapai pihaknya dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lebong mulai dari nomenklatur, anggaran yang masih minim hanya saja terkait anggaran ini, ia mengaku memaklumi karena kondisi keuangan daerah yang terbatas.
“Hasil dari kunjungan ini akan coba kita terapkan dalam program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebong,” tambahnya. (aer)