Beranda Nasional Gubernur Izinkan Resepsi Pernikahan, Pemkab Tunggu Surat Resmi

Gubernur Izinkan Resepsi Pernikahan, Pemkab Tunggu Surat Resmi

249
Paripurna Pengesahan APBD 2022
Mustarani Abidin

LEBONG – Meskipun Gubernur Bengkulu telah membuka keran bagi pelaku usaha jasa resepsi pernikahan asalkan tetap mematuhi prokes Covid-19 serta beberapa syarat lainnya, namun saat ini Pemkab Lebong masih belum mencabut SE Bupati Nomor 360/673/BPBD/XI/2020 tentang pembatasan aktivitas keramaian di masyarakat dalam rangka antisipasi penyeberan Covid-19 di Lebong. Pasalnya, hingga saat ini Pemkab Lebong masih menunggu surat resmi dari Pemprov Bengkulu mengenai hal tersebut.
“SE Bupati tentang pembatasan keramaian ditengah masyarakat ini belum kita cabut, karena kita masih menunggu surat resmi dari Gubernur Bengkulu,” kata Sekda Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si.
Menurutnya, pencabutan surat edaran Bupati mengenai pembatasan aktivitas keramaian ditengah masyarakat harus memiliki dasar yang jelas salah satunya adalah surat resmi dari Pemprov Bengkulu dan mesti harus dirapatkan lebih dulu dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong.
“Jadi kita tunggu saja SE Gubernur itu, setelah itu baru kita akan menggelar rapat bersama Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten Lebong,” terangnya.
Disisi lain, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Lebong agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.
“Yang jelas, kita tunggu SE Gubernur tersebut untuk dipelajari. Dan saya berharap seluruh masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah dan tetap mematuhi prokes Covid-19,” tandasnya. (wlk)