Beranda Bito Sadei Harga Cabai Naik, Petani Mulai Bergairah

Harga Cabai Naik, Petani Mulai Bergairah

204
Lebih dari sepekan , harga cabai merah keriting mengalami kenaikan

LEBONG SAKTI – Sempat anjlok, akhirnya lebih dari sepekan ini. Harga cabai merah keriting di pasaran mulai merangkak naik. Alhasil, naiknya harga cabai tersebut lantas membuat petani cabai mulai bergairah dan bersemangat untuk memanen.

Salah seorang petani cabai di Desa Lemau Pit, Mintaria (45), saat dibincangi Radar Lebong Kemarin (30/11), mengatakan bahwa, harga cabai sudah mulai mengairahkan di tingkat petani. Pasalnya dalam 3 hari, mereka jual dengan tokenya Rp 40 ribu, sedangkan sebelumnya harga ceba merah dibawah Rp 30 ribu perkilonya.

” Alhamdulillah harga cabai mulai naik lagi,” ujar Mintaria.

Menurutnya, dengan meningkatnya harga cabai membuat banyak pedagang merasa gembira. Karena sudah cukup lama terjadi penurunan cabai beberapa waktu lalu.

“Modal kita dalam pengolahan cabai ini perbatangnya minimal Rp 1000 perbatang, mulai dari awal pengolahan hingga panen seperti halnya saat ini, jika harganya dibawah Rp 15 ribu perkilonya, maka untung saja balik modal, bahkan ada yang tidak balik modal dalam pengolahan cabai ini,” terangnya.

Lanjutnya meskipun kondisi harga cabai saat ini meningkat, tapi untuk harga cabe ini bisa turun bisa naik kapan saja di pasaran, kerena hal ini sudah biasa meraka alami. Untuk cabai yang ia olah ini sebanyak 5000 ribu batang, dengan modal olahan capai Rp 50 juta.

“Dalam penen cabai kita ini, 3 hari sekali. Satu kali panenya capai 600 kilo. Perkilonya dijual Rp 40 ribu perkilo ketoke. Sehingga dalam 3 hari tersebut capai Rp 24 juta. Bahkan untuk panen ini selama 3 bulan lamanya,” tuturnya.(arp)