Beranda Bito Sadei Honor Perangkat Kelurahan Menyusut

Honor Perangkat Kelurahan Menyusut

245

LEBONG SELATAN – Para perangkat kelurahan di Kelurahan Tes khususnya. Tampaknya, harus bisa berlapang dada. Pasalnya, tahun ini honor para perangkat kelurahan kembali menyusut.
Lurah Tes , Syartil Zamzamu membenarkan jika pengurangan tersebut sesuai pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Dimana, gaji perangkat kelurahan ditahun ini lebih rendah pada tahun 2020 sebelumnya.

“Sebelumnya gaji RW Rp 400 ribu, sedangkan RT Rp 350 ribu perbulannya. Sedangkan ditahun ini gaji RW 300 Ribu, sedangkan RT dibawah gaji RW, sesuai dengan usulan gaji perangkat kelurahan melalui SIPD tersebut,” sampai Syartil.

Namun, lanjut Syartil, terkhusus untuk honor Imam masih tetap sebesar Rp 400 ribu per bulan.

“Gaji perangkat kelurahan yang besar hanya honor untuk imam, yaitu Rp 400 ribu. Jika dibandingkan ditahun sebelumnya gaji imam inipun menurun. Gaji ini tak dapat dirubah oleh kelurahan karena sudah ditetapkan sesuai dengan usulan, dalam SIPD tersebut,” terang Syartil.

Terkait turunnya gaji perangkat kelurahan tersebut, ia tidak bisa menjawab. Dan, Lurah tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menerima, karena sudah masuk dalam SIPD.

“Tidak bisa berbuat apa-apa ini, karena kamai kelurahan tidak memiliki payung hukum aturan dalam gaji perangkat untuk besaran gaji. Lagian, kelurahan ini beda dengan desa, sedangkan desa ada aturan gaji untuk para perangkatnya yang telah diberikan pemerintah,”sampai Syartil.

Disisi lain Syartil juga menjelaskan, secara emosional dan secara pribadi perangkat kelurahan dengan desa pasti ada kecemburuan sosial terkait gaji perangkat ini. Pasalnya gaji perangkat desa 3 kali lipat lebih besar dari perangkat kelurahan, sedangkan tugasnya sama.

“Padahal kerjanya sama, malah gaji perangkat kelurahan lebih kecil,” singkat Lurah.(arp)