Beranda Nasional Idul Adha, Pulau Harapan dan Danau Picung Sepi

Idul Adha, Pulau Harapan dan Danau Picung Sepi

157
7 Perahu Naga Stay di Pulau Harapan
Libur Idul Adha, objek wisata Danau Tes terlihat sepi.

LEBONGĀ  – Kendatipun Libur Idul Adha, namun tidak berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata Danau Tes atau yang lebih dikenal dengan Pulau Harapan.

Pantauan Radar Lebong di Objek wisata Pulau Harapan Tes, Kecamatan Lebong Selatan, kemarin (20/7) siang, suasana objek wisata tersebut relatif sepi. Tidak ada lonjakan pengunjung ke objek wisata tersebut seperti pada hari-hari libur atau hari raya pada umumnya. Jumlah kendaraan sepeda motor di areal parkir objek wisata tersebut, dari pukul 10.00 wib hingga pukul 02.00 siang hanya sekitar 15 unit motor saja.

Darwin selaku Pengelola Danau Tes, mengatakan, jumlah pengunjung objek wisata pulau harapan pagi hingga siang hanya sekitar 20 orang. Jumlah pengunjung, inipun warga setempat. Jumlah kunjungan tersebut, bahkan dinilai jauh merosot dibandingkan jumlah pengunjung ke objek wisata itu setiap hari raya Idul Fitri rata-rata 150 orang.

“Kunjungan wisata ke Danau Tes, pada hari raya Idul Adha benar-benar sepi. jumlah pengunjung sedikit. Jumlah pengunjung ke objek wisata hari ini (Kemarin-red) hanya 20 orang saja, inipun dari warga setempat, belum ada dari luar daerahnya,”kata Darwin.

Hal yang sama juga terlihat di objek wisata Danau Picung yang biasanya sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah. Bahkan, terpantau menyusut hingga 60 persen.

Menyikapi hal tersebut, Pengelola Danau Picung, Sumi mengatakan bahwa penyebab sepinya pengunjung lantaran kabupaten Lebong saat ini, masih dalam kondisi pandemi Covid 19.

“Libur idul adha ini kita tetap buka wisata, sesuai dengan anjuran pemerintah untuk mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan. Hanya saja, akibat imbas wabah virus corona pengunjung wisata menjadi turun drastis,” katanya.

Lebih jauh pihaknya, menjelaskan, menurunnya jumlah pengunjung wisata danau picung disebabkan karena sejak pemerintah mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan dan menghadiri tempat keramaian dalam mencegah penyebaran virus corona.

“Ketakutan masyarakat akan pandemi Covid 19 ini rupanya berdampak pada sektor wisata juga, Masyarakat rata-rata takut untuk keluar rumah atau berkerumun pada satu tempat padahal kita selaku pengelola mempersiapkan Protokol kesehatan mulai dari menyiapkan rempat cuci tangan, kemudian menghimbau para wisatawan untuk selalu mengenakan masker. Hanya saja, jumlah pengunjung yang datang ini turun sekali, biasanya libur hari besar seperti Idul Adha jumlah pengunjung mencapai ribuan orang, tapi sekarang jumlahnya hanya puluhan saja,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah dapat membenahi objek wisata yang berada di kabupaten Lebong, terutama di danau picung, sehingga dampak ekonomi di sektor wisata bisa kembali normal.

“Ya harapannya pemerintah hadir dengan regulasi yang berpihak kepada kebangkitan ekonomi sektor pariwisata karena kita juga disini mempunyai karyawan untuk di gaji, apalagi saat ini claster pandemi Covid 19 setiap hari terus bertambah,” tandasnya. (arp/dap)