Beranda Nasional Inspektorat Ingatkan Pemdes Gunakan DD Tepat Sasaran

Inspektorat Ingatkan Pemdes Gunakan DD Tepat Sasaran

139
Ganti Plat Kendis, Oknum Kadis Ngaku Bersalah
Inspektur Inspektorat Lebong, Jauhari Candra, SP, MM (foto dok/radarlebong.com)

LEBONG – Inspektur Inspektorat Kabupaten Lebong Jauhari Chandra, SP, MM kembali mengingatkan seluruh Kepala Desa (Kades) yang tersebar di 12 Kecamatan dalam Kabupaten Lebong yang menerima kuncuran Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) untuk dapat digunakan dengan tepat sasaran, sehingga dapat dirasakan masyarakat dengan optimal. Menurutnya, anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus dimanfaatkan untuk kepentingan dan memberi manfaat bagi masyarakat Desa.

“Kami ingatkan agar semua Desa yang menerima kuncuran DD dan ADD dapat dipergunakan untuk kepentingan dan kemajuan pembangunan dan masyarakat Desa, sesuai dengan yang tertuang dalam APBDes,” ungkap Jauhari kepada Radar Lebong.

Lebih lanjut, Jauhari menjelaskan, untuk memastikan penggunaan DD sesuai dengan APBDes, maka perlu dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) oleh pemerintah Kecamatan untuk melihat langsung realisasi pekerjaan di Desa masing-masing. Sehingga, pemanfaatan dan penggunaan anggaran bisa berjalan dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan di Desa itu sendiri, baik itu untuk fisik maupun pemberdayaan. Karena dengan begitu Kades ataupun Perangkt Desanya busa terhindar dari hal yang tidak diinginkan yang mana bisa masuk ke ranah hukum.

“Saya berharap, agar masing-masing Camat dapat terus memantau pembangunan yang dilaksankan Desa. Begitu juga dengan seluruh Kades baik yang definitif maupun Pjs Kades dalam menggunakan anggaran yang bersumber dari DD dan ADD pada tahun anggaran 2020 ini agar dapat menggunakan sebaik mungkin, ” jelasnya.

Menurutnya, hal ini penting untuk diingatkan agar dana dari pemerintah pusat tersebut dapat tepat sasaran dalam penggunaannya. Sehingga berbagai pembanggunan infrastruktur di Desa dapat meningkat dan dapat dirasakan oleh masyarakat desa.

“Imbauan ini sangat penting untuk disampaikan karena sudah banyak Kades maupun perangkat desa yang sudah menjalani proses hukum diwilayah Lebong. Untuk itu, agar terhindar dari yang namanya berurusan dengan penegak hukum, pemamfaatan anggaran diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran bagi kemajuan desa. Karena anggaran DD dan ADD yang diterima harus harus digunakan secara transparan yang dan wajib untuk diketahui oleh masyarakat, ” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam mengelola anggaran baik itu DD dan ADD semua sudah ada aturan dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh kades dan perangkatnya. Aturan dan ketentuan tersebut jangan sekali-kali dilanggar, supaya tidak ada lagi kades atau perangkatnya yang tersandung permasalahan hukum, karena di kecamatan pinang belapis sudah ada bebarapa kepala desa yang sudah menjadi contoh yang tidak baik dalam penggunaan dana desa.

“Pemanfaatannya harus tepat sasaran dan perencanaannya sejak awal mesti diketahui masyarakat, kemudian dalam penyusunan administrasi harus sesuai sebagaiman mestinya agar tidak ada lagi kades yang kembali melakukan korupsi, ” pungkasnya. (wlk)