Beranda Nasional Jalan Provinsi Rusak Berat, Gubernur Akui Perbaikan Tersendat

Jalan Provinsi Rusak Berat, Gubernur Akui Perbaikan Tersendat

125
0
Beginilah kondisi jalan milik Pemprov Bengkulu yang ada di Lebong dalam kondisi rusak berat dan mengancam pengguna jalan.

LEBONG – Ruas jalan lintas Lebong-Rejang Lebong sejak beberapa tahun belakangan ini kondisinya semakin memprihatinkan. Tidak hanya kerusakan pada badan jalan saja, namun pada bahu jalan dibeberapa titik telah banyak yang amblas dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan. Meski mengaku mengantongi data kerusakan jalan milik Pemprov Bengkulu ini, namun diakui perbaikan jalan ini tersendat akibat pandemi Covid-19. Hal ini diakui Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA, disela-sela kunjungannya ke Lebong kemarin (30/7).
“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Lebong saja, namun juga terjadi pada jalan provinsi yang ada kabupaten lain. Saat ini kita masih kesulitan untuk merealisasikan perbaikan karena anggaran yang ada mesti dilakukan refocussing untuk penanganan Covid-19,” ungkap Gubernur, Rohidin Mersyah.
Diakui Gubernur, peningkatan jalan milik Pemprov Bengkulu sejak tahun 2020 dan 2021 banyak yang tertunda bahkan beberapa diantaranya terpaksa batal dilaksanakan. Namun, Gubernur memastikan jika data-data kerusakan jalan milik Pemprov Bengkulu telah ada pada pihaknya.
“Kami akui program peningkatan jalan memang agak sedikit terkendala sejak pandemi ini, tapi ini bukan hanya di Lebong saja. Namun, yang pasti data-data kerusakan jalan ini sudah ada pada kita. ” terangnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Rejang Lebong-Lebong, M. Gustiadi, S.Sos, meminta agar Pemprov Bengkulu mengalokasikan anggaran untuk kegiatan perbaikan jalan lintas Lebong-Rejang Lebong yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu. Apalagi, saat ini kondisi ruas jalan tersebut sudah dalam keadaan rusak berat bahkan dibeberapa titik bahu jalan telah banyak yang amblas.
“Kita akan upayakan agar kegiatan perbaikan jalan ini bisa dianggarkan oleh Pemprov pada tahun anggaran 2022 mendatang,” ungkap pria yang akrab disapa Edi Tiger ini. (dap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here