Beranda Nasional Kapolres Ancam Pidanakan Pelanggar Prokes

Kapolres Ancam Pidanakan Pelanggar Prokes

157

LEBONG – Dalam rangka menegakkan Maklumat Kapolda Bengkulu Nomor Mak/02/VIII/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bengkulu. Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, SIK tak main-main dengan mengancam akan mempidanakan pelanggar prokes
dengan kategori berat. Salah satunya mengadakan resepsi pesta pernikahan yang mengundang orang banyak, sehingga akan menimbulkan kerumunan.

“Iya, selama ini kita di (Lebong, red) masih memberikan toleransi saja. Nanti saya akan gunakan kewenangan saya, bagi pelanggar prokes di pesta pernikahan ringan dibubarkan, dan paling berat kita pidanakan,” tegas Ichsan.

Lebih jauh, kata Kapolres, dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang sudah diagendakan Pemkab Lebong, Senin (23/8) hari ini, Kapolres memastikan, akan menggunakan kewenangan hukumnya mendorong maklumat Kapolda untuk ditegakkan di Lebong, sehingga edaran yang dikeluarkan nanti sesuai dengan maklumat. Karena hasil rapat nanti, maklumat Kapolda harus masuk dalam dalam edaran bupati.

“Jikapun peresmian pesta pernikahan tidak masuk dalam hasil rapat nanti, dan pesta pernikahan tetap diperbolehkan, saya akan turun langsung cek. Jika tidak dilaksanakan sesuai dengan hasil rapat paling ringan saya bubarkan, paling berat kita pidanakan. Karena, cita-cita bupati, Lebong zona hijau lagi, kalau ingin Lebong zona lagi kita harus disiplin dan tegas, jangan kasih kelonggaran lagi. Maklumat Kapolda itu harus dilaksanakan,” bebernya.

Dia menambahkan, dalam penanganan Covid-19 di wilayah hukumnya ini, Kapolres juga memastikan, akan kembali mengaktifkan dan menggelar operasi yustisi.

“Saya rasa, jalan tidak jalan operasi yustisi yang digerakkan Satpol-PP. Karena TNI, POlri sifatnya hanya memback-up. Kalaupun Satpol-PP tidak bergerak dengan berbagai alasan di anggaran dan segala macamnya. Kami punya kewenangan hukum sendiri dan Satgas sendiri. Maka saya akan gunakan kewenangan saya sebagai penegak hukum,” demikian Kapolres.

Sementara itu, Bupati Lebong Kopli Ansori mengatakan Pemkab Lebong akan menjalankan Maklumat Kapolda tersebut.

“Akan tetap kita jalankan, di balik itu juga, kita sembari melihat situasi ekonomi Kabupaten Lebong. Karena segala sesuatu harus kita pertimbangkan. Apalagi dari sektor ekonomi di masa pandemi saat ini. Untuk itu, nanti kita akan rapatkan terlebih dahulu,” kata Kopli.(wlk/dap)