Beranda Nasional Kapolres Tegaskan Pengrusakan Cagar Budaya Tetap Diproses Hukum

Kapolres Tegaskan Pengrusakan Cagar Budaya Tetap Diproses Hukum

425
Pemkab dan Polres Lebong melaksanakan rakor terkait pengrusakaan cagar budaya peninggalan belanda di Desa Lebong Tambang.

//Pemkab, Pemdes dan Pokdarwis Bakal Studi Banding

LEBONG – Terkait dengan kasus pengrusakan cagar budaya bekas bangunan pabrik emas kolonial Belanda MMRL Lebong Donok di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, kemarin (26/4) Pemkab menggelar rapat koordinasi (rakor) pemanfaatan cagar budaya di Desa Lebong Tambang. Menariknya, dalam rakor ini Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, SIK, menegaskan bahwa pengrusakan cagar budaya tetap harus diproses hukum.
“Penambangan emas ataupun pengambilan ampas (tanah) yang mengandung unsur emas di lokasi cagar budaya ini tidak boleh dilakukan lagi. Dan terhadap pengrusakan yang sebelumnya dilakukan, tetap akan kita proses sesuai aturan berlaku,” ujar Kapolres dalam pertemuan ini kemarin.
Disisi lain, Plt. Kepala Bappeda Lebong, Drs. Robert Rio Mantovani, mengungkapkan bahwa atas kejadian ini Pemkab Lebong dalam hal ini Bappeda, Dinas Dikbud, Disparpora, Pemdes Lebong Tambang dan Pokdarwis, diminta untuk segera melaksanakan studi banding mengenai tata cara pelestarian cagar budaya.
“Wajib untuk melaksanakan studi banding ke Jambi dan Sawahlunto (Sumbar) untuk mengetahui cara pelestarian cagar budaya yang baik dan benar. Sehingga, kedepan tidak ada lagi alasan Pemkab Lebong tidak memperhatikan cagar budaya yang ada dalam Kabupaten Lebong,” kata Robert.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Lebong, Debi Maryani, S.Sos, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa tim ahli cagar budaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sudah 2 kali turun dan meninjau lokasi cagar budaya dalam Kabupaten Lebong. Pertama dilakukan pada tahun 2000 dan terakhir pada tahun 2017 silam.
“Jika tidak ada kendala, rencananya tim ini akan kembali turun untuk mendata cagar budaya setelah lebaran Idul Fitri mendatang,” terangnya.
Rakor pemanfaatan cagar budaya ini kemarin juga dihadiri oleh Disparpora, Dinas Dikbud, Bappeda, Kecamatan Lebong Utara, Pemdes Lebong Tambang, Kapolres Lebong, perwakilan Kodim 0409 Rejang Lebong dan PT. TME. (dap)