Beranda Bito Sadei Kehilangan Buku Nikah Wajib Diurus

Kehilangan Buku Nikah Wajib Diurus

171
Kusairi

LEBONG SAKTI – Bagi pasangan suami istri tentunya sudah memiliki buku nikah yang diberikan ketika sudah melaksanakan proses nikah yang dilakukan sebelumnya. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan untuk pasutri kehilangan atau kerusakan buku nikah tersebut, maka jika hal ini terjadi, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lebong Sakti menekankan untuk segera mengurus atau membuat baru.

Hal ini disampaikan KUA Drs. H. Kusairi, B, M.pd menegaskan bahwa bagi pasangan suami istri (pasutri) yang kehilangan buku nikah atau rusak, untuk dapat segera menggurus kembali ke KUA terdekat.

“Jika pasutri kehilangan buku nikah, maka kami selaku pihak KUA yang berwenang untuk mengurus perihal buku nikah ini mewajibkan pasutri dapat segera mungkin mengurus langsung ke KUA terdekat, ” tegasnya.

Setelah itu lanjutnya, jika memang terdapat pasutri yang ingin mengurus kehilangan atau kerusakan buku nikah nantinya pihak KUA segera mungkin mengurus tanpa harus mengeluarkan biaya alias diberikan pelayanan secara gratis.

“Jika memamg ada pasutri yang ingin mengurus buku nikah, maka kami siap melayani dengan baik tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Sementara itu sambungnya, adapun persyaratan yang harus dilengkapi oleh pasutri yang ingin mengurus buku nikah yang dimaksud diantaranya, harus membawa surat keterangan kehilangan dari kepolisian, foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta pas foto 2×3 berlatar belakang warna biru, sedangkan untuk buku nikah yang rusak hanya perlu membawa buku nikah tersebut.

“Pada sebelumnya kita sudah memberi tahu kepada masyarakat bagi yang kehilangan buku nikah atau rusak untuk segera memproses hal tersebut ke KUA terdekat,” tukasnya. (cw2).