Beranda Hukum Kejari Awasi Penggunaan DD 8 Persen

Kejari Awasi Penggunaan DD 8 Persen

167

LEBONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong mengawasi penggunaan Dana Desa (DD) 8 persen yang diperuntukan setipa desa untuk Penanganan Penyebaran Covid-19 dalam Kabupaten Lebong. Pengawasan itu dilakukan karena dikhawatirkan terjadi penyalahgunaan dalam merealisasi angagaran kegiatan penanganan Covid-19.
Kepala Kejari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum, melalui Kasi Intelijen Kejari Lebong, Muhammad Zaki, SH, mengatakan bahwa pihaknya akan mengawasi setiap desa dalam Kabupaten Lebong yang menggunakan DD 8 persen yang diperuntukan untuk penanganan Covid-19 diwilayah desa masing-masing. Untuk mengawasi penggunaan anggaran tersebut, Kejari Lebong telah meminta setiap desa untuk membuat laporan realisasi penggunaan DD 8 persen, untuk disampaikan kepada pihaknya.
“Sejauh ini kami masih menunggu laporan realisasi penggunaan DD 8 persen dari setiap desa. Upaya ini kami lakukan untuk mengawasi penggunaan anggaran supaya tepat sasaran agar tidak disalahgunakan,” katanya.
Sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk ikut mengawasi uang negara, agar tepat sasaran serta digunakan untuk penanganan Covid-19. Untuk itulah, pihaknya mengingatkan desa dalam Kabupaten Lebong benar-benar menggunakan DD 8 persen untuk dipergunakan dengan sebaik mungkin dalam melakukan penanganan Covid-19.
“Uang negara itu harus digunakan tepat sasaran. Karena kami akan mengawasi setiap desa yang menggunakan uang milik negara,” katanya.
Dirinya menegaskan, pengawasan ini dilakukan secara khusus oleh pihaknya untuk memastikan realisasi dana tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu. Bahkan, pihaknya akan menindak tegas setiap pihak yang mencoba mencari keuntungan dari alokasi DD 8 persen untuk penanganan Covid-19.
“Kami berharap desa yang menggunakan uang negara baik itu DD 8 persen untuk penanganan Covid-19 maupun DD untuk program pembangunan desa agar digunakan tepat sasaran. Jika tidak siapa pun itu tentu akan diproses secara hukum,” singkatnya. (wlk)