Beranda Hukum Kejari Endus Indikasi SPj Fiktif di DPRD Lebong

Kejari Endus Indikasi SPj Fiktif di DPRD Lebong

169
Imam Hidayat

LEBONG – Dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi belum dikembalikannya Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di Sekretariat DPRD (Setwan) Lebong atas temuan pemeriksaan BPK RI pada LKPD tahun anggaran 2016 senilai Rp 1,3 miliar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong mengendus adanya indikasi surat pertanggungjawaban (SPj) fiktif pada kegiatan tahun anggaran 2016. Meski demikian, meski kasus ini sudah dalam tahap penyidikan namun Kejari Lebong masih belum menetapkan tersangka pada kasus ini.
Kajari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, MHum, melalui Kasi Intel, Imam Hidayat, SH, MH, mengungkapkan dari proses penyidikan yang saat ini masih berjalan, pihaknya mendapati adanya indikasi SPj fiktif atau tidak bisa dipertanggungjawabkan pada kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat DPRD Lebong pada tahun anggaran 2016. Sayangnya, Imam sendiri masih enggan membocorkan kegiatan apa saja di DPRD Lebong tahun anggaran 2016 yang terindikasi fiktif.
“Karena masih dalam proses penyidikan, kita belum bisa menyampaikan secara detail karena hal itu merupakan materi penyidikan,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, kemarin (9/3) pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kabag Keuangan Setwan, JA, dan mantan Kabag Umum Setwan, JS. Pemeriksaan kedua saksi ini dilakukan untuk melengkapi bukti dan keterangan pada kasus yang saat ini di sidik pihaknya.(bersambung)

Baca koran edisi selanjutnya SKH RL 10 Maret 2021.