Beranda Hukum Kejari Siap Dampingi Kades

Kejari Siap Dampingi Kades

408
Fadil Regan

LEBONG – Menyikapi, banyaknya Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa di Kabupaten Lebong yang sudah tersandung proses hukum akibat korupsi Dana Desa (DD). Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebong, telah memfasilitasi bagi setiap Kepala Desa (Kades) maupun perangkat desa se-Kabupaten Lebong yang ingin berkonsultasi terkait masalah penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Bahkan, tidak hanya sekedar memfasilitasi tempat saja, namun Kejari Lebong juga telah membuat website khusus berupa aplikasi www.kejari-lebong.go. id bagi desa yang ingin berkonsultasi mengenai masalah pengguanaan DD.

“Iya, kita sudah lama memfasilitasi tempat bagi Kades atauoun perangkat desa yang ingin berkonsultasi terkait permasalahan DD, namun sejauh ini belum ada satupun Kades maupun perangkat desa di Kabupaten Lebong yang datang untuk berkonsultasi mengenai permasalahan penggunaan DD ke kantor Kejari Lebong, ” ungkap Kepala Kajari Lebong Fadil Regan, SH, MH kepada Radar Lebong Selasa, (15/12).

Menurutnya, sejak dari tahun 2016 permasalahan DD di Kabupaten Lebong terus bermunculan, tentunya hal tersebut karena kurangnya pemahaman tentang penggunaan DD. Dan seharusnya pihak Pemkab Lebong bisa memberikan pembekalan melalui sosialisasi secara rutin kepada Kades maupun perangkat desa tentang penggunaan DD, sehingga tidak ada lagi permasalahan atau kasus penyelewengan DD di Kabupaten Lebong.

“Sebenarnya program sosialisasi penggunaan DD ini sudah masuk program Kejari, namun karena terkendala Covid-19 kita belum bisa mengundang para Kades untuk memberikan bimbingan, ” ucapnya.

Ditambahkan Kajari, pihaknya menegaskan bagi Kades ataupun perangkat desa yang sengaja membuat kesalahan korupsi DD untuk kepentingan pribadi, maka harus tetap ditindak sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

“Kami berharap, kedepan Pemda Lebong bisa memberikan sosialisasi secara rutin kepada aparat pemerintah desa di Kabupaten Lebong ini. Dan kita (Kejari,red) sebagai pihak penegak hukum tidak akan segan menindak siapa saja Kades ataupun perangkatnya yang terbukti melakukan korupsi DD, ” tegasnya. (wlk)