Beranda Hukum Kejari Terima Hasil PPKN Dugaan Korupsi di DPRD

Kejari Terima Hasil PPKN Dugaan Korupsi di DPRD

366

LEBONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong memastikan dalam waktu dekat ini akan segera menggelar ekspose terkait hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) terhadap dugaan kasus korupsi sebesar Rp 1,3 miliar di Sekretairat Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Lebong tahun anggaran 2016. Itupun sesaui LHP PKKN yang sudah diterima Kejari Lebong dari tim auditor BPK.
Kepala Kejari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M. Hum, melalui Kasi Pidsus, Ronald Thomas Mendrofa, SH membenarkan bahwa, sesuai informasi terbaru yang disampaikan tim auditor BPK pada Selasa (22/6) lalu. Pihaknya telah menerima hasil PKKN dugaan kasus korupsi di Setwan tahun anggaran 2016. Bahkan, saat ini LHP PKKN Setwan sedang dipelajari hasilnya oleh tim penyidik Kejari Lebong.
“Untuk informasi terbaru kami telah menerima LHP PKKN dari tim auditor, selanjutnya akan kami ajukan ekspose kepada pimpinan, ” kata Ronald kepada Radar Lebong.
Lanjutnya, setelah hasil PKKN itu selesai dipelajari, tentu akan disampaikan jadwal release resmi. Untuk itulah, saat ini pihaknya masih menunggu jadwal ekspose dengan pimpinan. Sebab, untuk menggelar ekspose sendiri akan menyesuaikan dengan kegiatan pimpinan.
“Tunggu saja nanti akan kami kabari, karena saat ini kami juga masih menunggu petunjuk dari pimpinan, ” singkatnya.
Diketahui, kasus ini bermula dari Tuntutan Ganti Rugi (TGR) Rp 1,4 miliar di Sekretariat DPRD Lebong tahun 2016 lalu. Sementara sebesar Rp 100 juta sudah dikembalikan. Setelah kasus ini masuk dalam tahapan penyelidikan Kejari Lebong tak ada itikad baik pengembalian TGR. Sehingga akhirnya Kejari menetapkan kasus tersebut naik ketahap penyidikan pada Februari lalu. (wlk)