Beranda Nasional Ketat, Kopli Unggul Tipis dari Teguh

Ketat, Kopli Unggul Tipis dari Teguh

886
PILKADA

LEBONG – Hasil sementara hasil pemungutan suara pemiliha Bupati dan Wakil Bupati Lebong, pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Kopli Ansori-Fahrurrozi dan paslon nomor urut 4 Teguh Raharjo Eko Purwoto-Nasirwan Toha, bersaing ketat menuju kursi Bupati Lebong periode selanjutnya. Bahkan, dari data yang dihimpun dilapangan perolehan suara kedua pasangan ini hanya selisih tipis.
Berdasarkan data yang dihimpun Radar Lebong disejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Kabupaten Lebong, Kopli-Fahrurrozi sementara memperoleh 9.568 suara dan Teguh-Nasirwan memperoleh 9.058 suara. Sedangkan, paslon nomor urut 1 Dalhadi Umar-Wawan Fernandez memperoleh 2.167 suara dan paslon nomor urut 2 Armansyah Mursalin-Masropen Iriadi memperoleh 6.055 suara.
Dari 12 kecamatan dalam Kabupaten Lebong, Kopli-Fahrurrozi unggul dibeberapa kecamatan seperti di Kecamatan Lebong Selatan dengan 2.489 suara, Lebong Tengah 626 suara, Rimbo Pengadang 720 suara, Topos 1.153 suara, Bingin Kuning 413 suara, Lebong Sakti 245 suara, Pelabai 157 suara, dan Kecamatan Uram Jaya 129 suara. Sedangkan Teguh Raharjo Eko Purwoto-Nasirwan Toha unggul di Kecamatan Lebong Utara dengan 3.150 suara, Amen 1.211 suara dan Kecamatan Pinang Belapis 1.091 suara. (lihat grafis)
Sementara itu, Ketua KPU Lebong, Shalahuddin Al Khidhr, SE, dikonfirmasi kemari mengaku jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil penghitungan perolehan suara masing-masing paslon yang masih dilakukan. Dikatakannya, hasil resmi penghitungan perolehan suara ini berdasarkan hasil rapat pleno penyelenggara pemilu setiap tingkatan mulai dari PPS, PPK hingga KPU Kabupaten Lebong.
“Hasil resminya berdasarkan rapat pleno yang dilaksanakan setiap tingkatan,” ungkapnya.
Dijelaskannya, sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, pasangan calon terpilih ditetapkan berdasarkan perolehan suara terbanyak. Bahkan, pada Pilkada 2020 ini dipastikan tanpa Pilkada putaran kedua. Sesuai pasal 107 ayat 1 menyebutkan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai paslon terpilih.
“Jika terdapat perolehan suara yang sama pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati, maka akan dilihat paslon mana yang lebih merata sebaran dukungannya diseluruh kecamatan, itu nanti yang ditetapkan menjadi paslon terpilih,” terangnya.
Meski demikian, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Lebong untuk bersabar menunggu hasil resmi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebong berdasarkan hasil rapat pleno KPU Kabupaten Lebong.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk bersabar sembari menunggu hasil resmi dari KPU nantinya,” singkatnya. (bye)