Beranda Hukum Keterangan Kades dan Pengurus BUMDes Masih Didalami

Keterangan Kades dan Pengurus BUMDes Masih Didalami

136
Imam Hidayat

LEBONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong memastikan akan terus menulusuri realisasi dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kota Baru tahun anggaran 2019 yang direalisasikan pada usaha Delivery Order (DO) pengangukatan batu bara di Kota Bengkulu. Meski sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kades dan Pengurus BUMDes, Kejari masih mendalami keterangan para pihak tersebut.
Kajari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum melalui Kasi Intel Imam Hidayat, SH, MH, mengaku bahwa hingga saat pihaknya masih terus menelusuri terkait dengan realisasi dana penyertaan modal BUMDes senilai Rp 445 juta yang dicairkan selama dua tahap yakni tahap pertama sebesar Rp 145 juta dan tahap kedua sebesar Rp 300 juta pada usaha DO pengangkutan batu bara yang diduga dilakukan di Kota Bengkulu.
“Keterangan dari para pihak ini masih kita pelajari, tapi apa hasilnya tidak bisa kami sampaikan,” terangnya.
Ditanyai terhadap apa saja keterangan yang sudah dimintai terhadap pengurus BUMDes Kota Baru? Imam mengaku jika mengenai perihal tersebut belum bisa disampaikan oleh pihaknya, namun dari 4 orang pengurus BUMDes serta Kades yang telah dimintai keterangan sudah cukup.
“Kalau soal keterangan apa yang kami tanyakan itu tidak bisa kami sampaikan, akan tetapi untuk permintaan keterangan sementara sudah cukup,” lanjutnya.
Ditambahkannya, terkait dengan realisasi dana penyertaan modal BUMDes senilai Rp 445 juta masih akan didalami lebih lanjut oleh pihaknya.
“Tetap akan kami pelajari termasuk prosedur pelaksaannya BUMDes pada bisnis DO pengangkutan batu bara dari Pulau Baai ke Kota Bengkulu,” singkatnya.
Sebelumnya, Kejari Lebong telah memeriksa 5 orang pengurus BUMDes yakni Ketua BUMDes, Bendahara, 2 orang anggota BUMDes, serta Kades Kota Baru. (wlk)