Beranda Nasional Klaster Corona Dukcapil, Dinkes Sarankan Pelayanan Online

Klaster Corona Dukcapil, Dinkes Sarankan Pelayanan Online

119
Stop BAB Sembarangan, Berikut Target 20 Desa Sadar Jamban
Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM, M.Si

//Hasil 100 Sampel Swab PCR Belum Keluar

LEBONG – Munculnya klaster Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipill (Dukcapil) Lebong tampaknya mesti menjadi perhatian serius Pemkab Lebong. Bagaimana tidak, pasca terungkapnya salah satu pegawai Dinas Dukcapil Lebong positif Covid-19 belum ada upaya serius Pemkab Lebong untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dari klaster tersebut sehingga berdampak pada pegawai lainnya yang dinyatakan positif. Atas kondisi ini, Dinas Dukcapil Lebong pun disarankan agar melakukan pelayanan secara online.
“Kita sudah menyarankan agar Dinas Dukcapil Lebong melakukan pelayanan sesuai tupoksi mereka secara online. Mengingat sudah adanya beberapa pegawai disana yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tracking terhadap seorang pegawai yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Rachman, SKM.
Disinggung mengenai upaya Testing, Tracking dan Treatment (3T) terhadap klaster pegawai Dinas Dukcapil Lebong, Rachman mengaku jika penambahan beberapa pegawai Dinas Dukcapil Lebong yang dinyatakan positif Covid-19 belum lama ini, merupakan hasil tracking yang dilakukan pihaknya terhadap pegawai yang pernah melakukan kontak erat dengan pegawai Dukcapil Lebong yang sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.
“Dari proses ini, kita juga sudah melakukan tes swab PCR terhadap pegawai Dinas Dukcapil Lebong. Dan dari hasil tes ini, didapati adanya penambahan 8 pegawai di Dukcapil yang terpapar Covid-19. Kita juga sudah meminta kepada mereka yang positif Covid-19 agar melakukan isolasi mandiri,” terangnya.
Sementara itu, Kasubbid Surveilans Imunisasi, Donny Novriansyah, S.Kep, MKM, menyatakan saat ini dari 54 orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 53 warga masih menjalani isolasi mandiri. Itupun setelah 1 orang pasien positif dinyatakan meninggal dunia dan sudah dimakamkan secara prokes.
Disebutkannya, 53 pasien positif corona yang masih menjalani isolasi mandiri itu merupakan hasil pemeriksaan 98 sampel swab yang sebelumnya dikirim ke laboratorium di Bengkulu. Hasilnya, 16 sampel positif dirilis pada Jum’at (2/7), kemudain 38 sampel positif dirili pada Sabtu (3/7). Sedangkan untuk jumlah komulatif total kasus positif Covid-19 di Lebong mencapai 223 kasus. Rianciannya 166 kasus dinyatakan sembuh, 4 kasus meninggal dunia dan 53 kasus masih menjalani isolasi mandiri.
“Saat ini kasus meninggal dunai akibat terpapar Covid-19 di Lebong sudah sebanyak 4 kasus,” tambahnya.
Disisi lain, Donny menjelaskan belum lama ini sebanyak 100 sampel swab telah dikirim ke laboratorium di Bengkulu, namun hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil uji laboratorium.
“Tidak menutup kemungkinan akan terjadi penambahan, mengingat sampel swab itu diambil dari keluarga yang memang memiliki konta erat dengan pasien positif. Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan prokes,” tutupnya. (wlk)