Beranda Nasional Kopli Suara Terbanyak, Saksi Teguh Tolak Tandatangani BA

Kopli Suara Terbanyak, Saksi Teguh Tolak Tandatangani BA

325
Saksi paslon nomor urut 4 menyampaikan surat keberatan terhadap hasil pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilbup 2020.

LEBONG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong kemarin tuntas menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilgub dan Pilbub serentak 2020. Meski rapat pleno ditingkat KPU Lebong ini tidak dihadiri 2 saksi paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebong, namun KPU menetapkan paslon nomor urut 3 Kopli Ansori-Drs. Fahrurrozi, M.Pd sebagai paslon yang memperoleh suara terbanyak Pilkada 9 Desember lalu.
Pantauan dilapangan, rapat pleno yang mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian dan TNI ini sempat panas lantaran adanya protes dari saksi paslon nomor 4 Teguh Raharjo Eko Purwoto-Nasirwan, SE, terkait dengan banyaknya dugaan pelanggaran pada proses pemungutan suara 9 Desember lalu. Hanya saja, protes yang disampaikan saksi ini tidak digubris oleh KPU Lebong dan menyarankan agar persoalan tersebut dilaporkan ke Bawaslu Lebong.
“Kita juga menolak untuk menandatangani Berita Acara hasil rapat pleno hari ini (kemarin, red). Ada beberapa kejanggalan yang kita temukan seperti ada pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali. Rencananya besok (hari ini, red) kita akan sampaikan laporan ke Bawaslu,” kata Eko Prabowono, SH, saksi paslon nomor urut 4 di KPU Lebong kemarin.
Tidak hanya itu saja, dari paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebong didapati 2 paslon yang tidak mengirimkan saksi untuk mengikuti rapat pleno di KPU Lebong. Kedua paslon yang tidak mengutus saksi ini tak lain adalah paslon nomor urut 1 Dalhadi Umar-Wawan Fernandez dan paslon nomor urut 2 Armansyah Mursalin-Masropen Iriadi. Hasilnya, berita acara rapat pleno KPU Lebong ini hanya ditanda tangani saksi dari paslon nomor urut 3 saja.
Sementara itu, berdasarkan hasil rapat pleno KPU ini kemarin paslon nomor urut 3 memperoleh suara terbanyak yakni 23.655 suara disusul paslon nomor urut 4 dengan 22.275 suara, paslon nomor urut 2 dengan 15.179 suara dan paslon nomor urut 1 sebanyak 5.099 suara. Sedangkan total pemilih yang menyalurkan hak pilih pada Pilkada lalu mencapai sebanyak 68.485 pemilih diantaranya 34.328 pemilih laki-laki dan 34.157 pemilih perempuan. Adapun total suara sah Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Lebong sebanyak 66.208 suara sedangkan 2.277 suara tidak sah.(bersambung)

Baca edisi selengkapnya SKH RL 16 Desember 2020