Beranda Bito Sadei Lacak Persebaran Covid-19, 5 Karyawan PT. MHE di Tracking

Lacak Persebaran Covid-19, 5 Karyawan PT. MHE di Tracking

159
Petugas medis Puskesmas Muara Aman Kecamatan Lebong Utara pada saat melakukan tracking Covid-19, terhadap 5 orang karyawan PT. MHE di desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara.

LEBONG UTARA – Guna untuk mengetahui penyebaran wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19), Petugas medis Puskesmas Muara Aman Kecamatan Lebong Utara melakukan pelacakan (tarcking Covid-19,red) terhadap 5 orang karyawan yang bekerja di PT. Mega Hydro Energi (MHE) di desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara.

Kepala Puskesmas, Febria Mandeka, SKM mangungkapkan bahwa tracking Covid-19 dilakukan pihaknya terhadap 5 orang karyawan PT.MHE tersebut, berdasarkan adanya laporan masyarakat jika ke-5 orang karyawan di perusahaan setempat pada Kamis, (22/4) sudah melakukan tes Swab Antigen secara mandiri dengan hasil dinyatakan Re-aktif Covid-19. Untuk itu, langkah untuk antisipasi penyebaran virus corona, sehingga Puskesmas berinisiatif melakukan tracking pelacakan untuk mengetahui apakah mereka terpapar corona atau tentu kita tidak tinggal diam dan melakukan tracking untuk melakukan pelacakan sebagai antisipasi mencegah penyebaran Covid-19.

“Walaupun mereka ini dinyatakan reaktif dari hasil swab antigen, akan tetapi kita (Puskesmas,red) tidak diam saja. Sehingga petugas medis melakukan tracking Covid-19 terhadap 5 orang karyawan PT. MHE tersebut,” kata Febria Mandeka kepada Radar Lebong.

Febria sapaan akrabnya, melanjutkan, dari hasil tracking yang dilakukan. Dari 5 orang karyawan tersebut, 4 orang diantaranya diketahui sedang mengalami gejala pusing, dan batuk. Sementara 1 orang lainnya Orang Tanpa Gejala (OTG).

“4 orang sedang mengalami gejala pusing dan batuk, sedangkan 1 orang lagi OTG,” lanjutnya.

Sementara itu, kata Dia, ke-5 karyawan PT. MHE tersebut sudah disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan tidak boleh melakukan aktivitas selama 14 hari kedepan ssebelum dilakukan dilakukan tes Swab PCR, untuk memastikan apakah mereka terkonfirmasi positif Covid-19 natau tidak.

“Sudah disarankan melakukan isolasi mandiri agar tidak dulu melakukan kontak erat dengan warga lainnya, dan dipastikan masing-masing mereka dalam waktu dekat akan kita lakukan tes Swab PCR,” bebernya.

Febria menjelaskan, jika ke-5 orang karyawan tersebut belum lama tinggal di Lebong dan baru beberapa hari saja tiba. Karena masing-masing dari mereka berasal dari luar Provinsi Bengkulu datang untuk bekerja di PT. MHE. Tentunya kami menghimbau kepada pihak perusahaan setempat agar menyarankan mereka untuk mengisolasi diri lebih dulu. Selain itu diharapkan kepada pemerintah desa setempat beserta warga desa Tunggang untuk bekerjasama agar terus dapat melakukan pemantauan.

“Kami menghimbau kepada pihak PT. MHE agar tidak mempekerjakan ke-5 orang karyawan yang sudah dilakukan tracking tersebut, dan harapan kami pihak Pemdes dan warga desa setempat dapat bekerjasama untuk mengawasi secara ketat,” tutupnya. (bye)