Beranda Nasional Langgar Prokes, Pengunjung Taman Karang Nio Disanksi Sosial

Langgar Prokes, Pengunjung Taman Karang Nio Disanksi Sosial

192
Beberapa pengunjung Masjid Agung Sultan Abdullah Lebong ini, mengabaikan prokes Covid-19.

//Pengunjung Masjid Agung, Abaikan Prokes

LEBONG – Setelah cukup lama tak terdengar, kemarin (18/5) tim yustisi Pemkab Lebong kembali menggelar operasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 sesuai dengan Perbub nomor 45 tahun 2020. Bahkan, dalam operasi ini kemarin puluhan pengunjung Taman Karang Nio Smart City Kabupaten Lebong, terjaring operasi karena tidak menggunakan masker dan langsung diberikan sanksi sosial oleh petugas.
Kepala Dinas Satpol-PP Lebong, Zainal Husni Toha, SH, MM melalui Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Andrian Aristiawan, SH, mengaku jika operasi ini digelar pihaknya sesuai dengan instruksi Bupati Lebong, Kopli Ansori, meminta agar dilakukan penegakan disiplin terhadap warga untuk mematuhi prokes Covid-19 dalam Kabupaten Lebong.
“Sesuai perintah pak Bupati Lebong, tadi (kemarin, red) kita kembali turun melakukan penindakan terhadap warga yang melanggar prokes Covid-19 sesuai dengan Perbup Lebong nomor 45 tahun 2020,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, operasi yustisi masih difokuskan disekitar Taman Karang Nio dan Masjid Agung Sultan Abdullah, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 dalam Kabupaten Lebong. Apalagi, belakangan ini kasus Covid-19 dalam Kabupaten Lebong kembali dialami oleh beberapa warga.
“Kita masih sebatas memberikan peringatan dan imbauan tapi jika aturan ini tidak juga diindahkan, baru akan kita tindak sesuai aturan berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Pabung Kodim 0409 Rejang Lebong, Mayor Inf L. Damanik, mengungkapkan operasi yustisi ini akan digelar hingga 31 Mei mendatang. Beberapa target operasi ini diantaranya lokasi tempat berkumpulnya warga.
“Kita mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes Covid-19, karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Dan belakangan ini sudah ada beberapa warga kita (Lebong, red) yang dinyatakan positif Covid-19,” ajaknya.
Sementara itu, pantauan Radar Lebong di Masjid Agung Sultan Abdullah yang berada dikawasan pusat perkantoran Pemkab Lebong, meski banyak dikunjungi oleh warga namun beberapa warga masih mengabaikan prokes Covid-19 salah satunya tidak menggunakan masker.
“Sangat disayangkan sekali pak, kesadaran kita sebagai warga untuk mematuhi prokes Covid-19 ini masih sangat rendah. Terbukti, banyak warga yang tidak menggunakan masker di tempat ini,” kata Reza (24), salah satu pengunjung asal Kabupaten Lebong ini kemarin. (wlk/dap)